TNI Manunggal Keluarga Berencana Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

oleh
TNI Manunggal Keluarga Berencana Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Foto: Tim dokter ahli saat melakukan operasi KB, Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP) dalam rangka TNI Manunggal Keluarga Berencana Kesehatan dan TMMD sengkuyung tahap kedua 2018, di RS. Kartika Husada, Jalan Jendral Sudirman, 64 Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM).

Kudus, ISKNEWS.COM – Kegiatan Pelayanan KB Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP) dalam rangka TNI Manunggal Keluarga Berencana Kesehatan dan TMMD sengkuyung tahap kedua 2018, di RS. Kartika Husada, Jalan Jendral Sudirman, 64 Kudus.

Kepala RS. Kartika Husada, Anggoro, melalui BaTUUD (Bintara Tata Usaha Urusan Dalam), Purnadi saat ditemui isknews.com mengatakan, Acara ini digelar untuk membantu mensukseskan pelaksanaan kegiatan pemerintah dalam bidang Keluarga Berencana (KB).

TRENDING :  FK Metra Raih Harapan 1 Dalam babak Grand Final di Semarang

“Harapan kami ingin membuat masa depan keluarga besar kami dan masyarakat terencana dengan baik dan serta bisa mempermudah untuk ekonomi dari keluarga Kodim 0722 Kudus,” Ungkapnya Rabu (18/7/2018).

TNI Manunggal Keluarga Berencana Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Foto: Foto bersama, perwakilan dari TNI, Polri, Dinsos P3AP2KB Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM).

Jumlah peserta yang terlibat sebanyak 87 peserta, MOW 83 dan MOP 4. Mereka yang terlibat dari keluarga besar TNI Kodim 0722 dan masyarakat umum. “Jumlah tersebut bisa bertambah,” imbuhnya.

TRENDING :  1.356 Calon Jamaah Haji Kudus Telah Jalani Tes Kesehatan

Dikatakan Purnadi, Kegiatan yang ditangani oleh dokter dari Semarang ini berlangsung pukul 06.00 pagi, dan diperkirakan selesai pukul 18.00 WIB.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga bekerjasama dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kudus.

TRENDING :  Dibatalkan Pengadaan Baliho Sosialisasi Pemberantasan Rokok Ilegal

Sementara itu, salah seorang peserta Nanik supriyani (35), merasakan positifnya kegiatan tersebut. Pasalnya, Ia sangat terbantu lantaran diringankan bebannya, “Sebab jika tidak ada kegiatan ini, pastinya saya mengekuarkan biaya yang tidak sedikit,” tutur ibu rumah tangga asal Panjunan, Kecamatan Kota Kudus. (AJ/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :