Tol Pejagan – Pemalang dan jalur Ciregol siap digunakan untuk mudik H-10

oleh

Pemalang, isknews.com – Jalur  jalan Tol baru, sesuai dengan permintaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Karena tol Kanci-Pejagan sudah beroperasi, sehingga bisa diteruskan dari keluar Pejagan sampai Pemalang.

Tol Pejagan – Pemalang dan jalur di tanjakan Ciregol siap digunakan untuk mudik pada H-10 Lebaran. Bahkan, di Ciregol dapat dilalui kendaraan di dua lajur.

Saat meninjau tanjakan Ciregol di ruas jalan Desa Kutamandala Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes, Kamis (25/6) Ganjar menyampaikan perbaikan di tanjakan Ciregol terus dikebut agar pada H-10 Lebaran kedua lajurnya sudah dapat dilewati dengan aman.

“Sepuluh hari sebelum lebaran sudah dijanjikan oke dilewati dua lajurnya. Untuk memastikan, nanti kita akan cek lagi bersama Kapolda, Pangdam IV Diponegoro dan jajaran Forkopimda lainnya,” kata Ganjar

Meski sudah dapat dilalui untuk mudik, lanjutnya, perbaikan Jalan Ciregol belum selesai 100 persen dan masih belum stabil. Karenanya, Ganjar meminta di dua sisi ruas jalan ditempatkan petugas untuk mengawasi volume kendaraan.

TRENDING :  Tabrak Lari di Demak Tewaskan Pengendara Bermotor Asal Kudus Malam Tadi

“Perlu dipasang CCTV untuk mempermudah pengawasan. Kalau full (lalu lintas) harus segera dialihkan,” ujarnya.

Tanjakan Ciregol longsor pada Sabtu (11/4) lalu yang mengakibatkan putusnya jalur tengah dan selatan ke jalur pantai utara (pantura). Saat jalur Ciregol ditutup kendaraan dari arah Brebes yang keluar dari Tol Pejagan menuju ke jalur selatan dialihkan ke jalur pantura. Sementara kendaraan dari arah Banyumas ke Jakarta dialihkan ke jalur Wangon-Cilacap-Tasikmalaya-Bandung. Kini jalur Ciregol sudah diperbaiki dengan perkuatan tebing di kilometer 115+900 menggunakan konstruksi sheet pile. Selain itu, dipasang pipa paralon dengan geotekstik untuk menganalisasi aliran air di bawah tanah. Ganjar optimis penanganan itu membuat jalur Ciregol lebih aman.

TRENDING :  Ojek Online Dilarang, Pengojek Pangkalan Bersyukur.

Setelah meninjau tanjakan Ciregol, Ganjar meninjau kesiapan Tol Pejagan-Pemalang. Berdasar informasi dari pihak kontraktor Waskita Karya, jalan tol tersebut siap dipakai pada 6 Juli nanti.

“Jalan tol ini sudah bisa dipakai mulai dari exit tol Pejagan hingga exit tol Brebes Timur sepanjang 20 kilometer wilayah dalam dan empat kilometer di pintu keluar,” katanya di sela-sela tinjauan, Kamis (25/6).

Dari hasil pantauan, secara umum jalan tol aman dilalui dengan kecepatan antara 40-60 km/jam. Pemudik yang melewati jalan tol tersebut diimbau ekstra berhati-hati karena jalan masih berupa tumpukan tanah urug yang dipadatkan dan dilapisi agregat. Apalagi banyak debu berterbangan, sehingga menyulitkan pandangan.

“6 Juli jalan seluruhnya sudah dipasangi agregat. Namun hanya bisa dipakai siang hari karena belum ada penerangan,” lanjut Ganjar.

TRENDING :  Perbaikan Jalan Kabupaten Gerbang Jawa Tengah, Terus Di Pantau Siang Malam

Sementara itu, Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes Johari mengatakan jalan tol Pejagan-Brebes akan dipakai untuk satu arah dan siap dipakai H-10 lebaran.

“Jalan tol Pejagan-Brebes nanti hanya dioperasikan satu arah. Untuk mudik kendaraan dari Barat ke Timur. Dan arus balik sebaliknya dari Timur ke Barat,” katanya disela-sela program ‘Ngopi Bareng Ganjar’ di Kantor Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Kamis (25/6).

Untuk persiapan arus mudik dan balik lebaran, Johari mengatakan pihaknya sudah memasang rambu penunjuk arah di setiap dua kilometer dan di persimpangan jalur alternatif. Para pemudik dianjurkan tetap berhati-hati dan waspada karena jalur alternatif di Brebes masih kurang penerangan.

KOMENTAR SEDULUR ISK :