Tolak Penggusuran, PKL Taman KB Gelar Aksi Solidaritas

oleh
Foto: Puluhan PKL Taman KB saat menggelar aksi, kemarin. (Istimewa)

Semarang, ISKNEWS.COM – Rencana renovasi Taman Menteri Supeno atau yang biasa dikenal dengan Taman KB, menjadi Taman Indonesia Kaya berimbas kekhawatiran para Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitaran lokasi.

Koordinator Aksi, Sri Purwanto (53) meminta kejelasan nasib PKL yang telah berdagang dengan menempati shelter semenjak 2011 silam. Bahkan, pihaknya mengaku baru mengetahui kabar renovasi tersebut pada pertengahan Januari 2018, yang disosialisasikan perwakilan Dinas Perdagangan Kota Semarang.

TRENDING :  Minggu Depan Kembali Tertibkan Pelanggar

Lanjutnya, berdasarkan informasi awal dari Dinas Perdagangan, jika mereka harus segera pindah dari Taman KB pada awal Februari, dan ditawarkan untuk pindah ke bahu jalan sekitaran Taman KB.

“Namun, tidak disebutkan bagamaina proses relokasi tersebut akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kepada para PKL,” ungkapnya dalam aksi solidaritas di depan halaman Balaikota, Senin (29/01/2018).

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwanto menyebut, bahwa hal tersebut merupakan sebuah kesalahpahaman informasi yang diterima PKL. Bahkan, dia mengaku telah melangsungkan dua kali sosialisasi.

TRENDING :  Pasar Baru Penampungan PKL Kaliputu Rampung Dan Siap Ditempati

“Untuk yang ketiga kalinya, saat itu terjadi hujan dan saya kurang enak badan. Kami akan relokasi di tempat terdekat rencananya di shelter Jagung Bakar, kami bukan melakukan penggusuran tetapi penataan,” jelasnya.

Imbuhnya, pemindahan tersebut hanya untuk sementara waktu sekitar tiga hingga empat bulan saja. Selanjutnya, para PKL akan ditempatkan kembali dengan gerobak baru.

Terpisah, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menjelaskan, jika pihaknya sebelumnya telah mensosialisasikan mengenai rencana renovasi Taman KB kepada para PKL.

TRENDING :  Bupati Sayangkan Pedagang Pasar yang Meluber ke Jalan

“Akan diberikan tempat sementara untuk relokasi di sekitaran Taman KB. Perihal lokasi pastinya akan diaudiensikan kembali, PKL difasilitasi oleh Dinas Perdagangan,” ujarnya. (HK/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :