Transparan dan Musyawarah Kunci Pemdes Sumbermulyo Kelola DD

oleh
Foto: Kepala Desa Sumbermulyo Marli Bersama Jajaran Perangkat Desa. (Wibawa Jarot/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Dengan merangkul seluruh elemen masyarakat dan transparan dalam penggunaan Dana Desa (DD). Pembangunan infrastruktur Desa Sumbermulyo, Kecamatan Tlogowungu, Pati, satu persatu mulai terselesaikan.

Tak hanya itu, dari awal dimulai Dana Desa (DD) tahun 2015 hingga sekarang, semua pembangunan infrastruktur dikerjakan secara swakelola dan mengutaman pemberdayaan masyarakat, sesuai dengan prinsip-prinsip DD.

Seperti pembangunan talut, rabat beton dan pengaspalan jalan. Semua dikerjakan secara swakelola dan pemberdayaan masyarakat.

TRENDING :  HEBOH !!!,, Polisi Ganteng Jadi Rebutan Foto Siswi SMU

Kepala Desa Sumbermulyo, Marli menuturkan, untuk memajukan sebuah Desa menjadi lebih baik, cukup dengan memaksimalkan DD sebagaimana mestinya, serta mengutamakan seluruh lapisan masyarakat untuk berdiskusi dan menyampaikan aspirasi.

“Kunci terpenting adalah, tranparan dalam pengelolaan anggaran dengan siapa saja, ajak semua elemen masyarakat untuk musyawarah dalam menentukan penggunaan anggaran, serta utamakan pemberdayaan masyarakat,” ucapnya, Sabtu (07-04-2018).

TRENDING :  Bupati Kudus 'Wanti-wanti' Kades Jangan Salah Kelola Dana Desa

Lebih lanjut, untuk DD tahun 2018 pihaknya masih fokus di sektor infrastruktur, melanjutkan progam di tahun sebelumnya. Jika infrastruktur sudah selesai semua, pihaknya baru beralih ke sektor pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi melalui BUMDes.

“Tahun ini ada sekitar 80 persen infastruktur yang harus kami kerjakan, melanjutkan progam sebelumnya. Dan yang 20 persen lagi, kami arahkan ke BUMDes,” imbuhnya.

TRENDING :  Didominasi Pembangunan Infrastruktur, Dana Desa Kini Diarahkan ke Program Non-Fisik

Dengan terus-menerus mengajak komunikasi masyarakat, Kepala Desa Sumbermulyo mulai mencari cara inovatif untuk memajukan desanya di bidang ekonomi dengan mamanfaatkan BUMDes.

“BUMDes selama ini kami alokasikan untuk simpan pinjam, setiap satu tahan sekali kami lakukan pemeriksaan internal dan hasilnya cukup maksimal gak ada yang macet, justru dana di BUMDes kami sedikit berkembang.” pungkasnya. (WJ/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :