Tumbuhkan Semangat Kepemimpinan Melalui Pemuda Pelopor

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus mencari pemuda pelopor dalam berbagai bidang. Antusias peminat lumayan banyak. Pendaftar masuk hampir 30 orang, namun yang daftar ulang hanya 18 orang.

Pemuda Pelopor merupakan generasi muda yang berusia antara 16-30 tahun. Mereka harus memiliki gagasan unik atau karya yang dapat diimplementasikan kepada masyarakat. ”Karya ilmiah di Kabupaten Kudus ini sangat banyak. Namun harus kita lihat juga apakah karya tersebut dapat diiimplementasi kepada masyarakat atau tidak, paling sedikit dua tahun,” Jelas Wagiman Sutrisno atau yang akrab di sapa Pak WS, Kasie Pembangunan Sumber Daya Pemuda pada Disdikpora, kepada isknews.com Selasa (10/7/2018).

TRENDING :  Tim Sukun Ivojo Peroleh Juara 1 dan 2 Dalam Kejurprov Jateng Volly Pantai

Para pendaftar pemuda pelopor, lanjutnya, akan kita pilih 3 orang masing-masing mewakili per-bidang, diantaranya Bidang Pendidikan, Pangan dan terakhir Bidang Sosial, Budaya, dan Pariwisata. “Nantinya, ketiga pemuda mewakili bidangnya, akan mengikuti seleksi ketingkat Provinsi Jateng di Semarang, pada 17 Juli 2018 mendatang,” terangnya.

Dikatakan WS, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan semangat kepemimpinan pemuda di Kabupaten Kudus.
“Sampai dengan saat ini, pemuda di Kabupaten Kudus bisa dibilang antusiasnya cukup walaupun perlu ditingkatkan kepesertaan di tahun depan,” katanya.

TRENDING :  Frustasi Sakit Tak Kunjung Sembuh, Pria Ini Nekat Gantung Diri

Padahal menurutnya, kegiatan seperti ini banyak manfaatnya. Selain dapat mengembangkan karyanya, peserta mendapatkan pengalaman yang luar biasa.

Program pemilihan pemuda pelopor ini terstruktur dengan kementerian.
”Peserta yang menang sebagai juara satu dari tingkat Kabupaten akan difasilitasi untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi. Jika dari provinsi lolos juga, akan lanjut ke tingkat nasional,” papar WS.

Dijelaskannya, selama ini yang menjadi kendala bagi sebagian pemuda di Kabupaten Kudus yaitu kurangnya implementasi karya mereka terhadap masyarakat. ”Biasanya, meski ide dan karyanya bagus, namun masih kurang berimplementasi pada masyarakat sekitar,” tambahnya.

TRENDING :  Lomba Sekolah Sehat Bakal Digelar Bulan Agustus Ini

Oleh sebab itu, pihaknya terus memonitor pemuda di Kudus yang mempunyai ide dan karya yang cemerlang agar terus mengembangkan karyanya. Selain itu, ia selalu mensosialisasikan program tersebut pada lembaga pendidikan, baik di SMA maupun perguruan tinggi untuk memancing siswa dan mahasiswa mengikuti kegiatan ini.

Pemilihan Pemuda Pelopor tersebut merupakan salah satu program untuk memperingati hari Sumpah Pemuda ke-90 tahun 2018 nanti. Padahal, syarat untuk mendaftar cukup sederhana. ”Hanya dengan  melampirkan  fotokopi akte kelahiran dan mengumpulkan proposal karya ilmiahnya untuk kemudian kita review,” tambahnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :