Ujung Tombak Pengawasan Pemilu, 1.491Pengawas TPS Dilantik Hari Ini

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Panwaslu Kabupaten Kudus secara marathon melantik 1.491 pengawas tempat pemungutan suara (TPS), Senin (04/06/2018). Ribuan anggota baru diharapkan menjadi ujung tombak pengawasan dalam gawe Pilkada serentak 2018, yang akan digelar 27 Juni 2018 mendatang.

Menurut Komisioner Panwaslu Kabupaten Kudus Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Eni Setyaningsih, pelantikan pengawas TPS dilakukan merujuk aturan Perbawaslu Nomor 19 Tahun 2018 sebagai dasar hukum, yang menyebutkan Pengawas TPS dibentuk paling lambat 23 hari sebelum hari pemungutan suara dan dibubarkan paling lambat tujuh hari setelah hari pemungutan suara.

TRENDING :  Sebagian Kepala Desa Walk Out Diduga Akibat Sosialisasi Dana Desa Dikaitkan Dengan Politik

Pelantikan sendiri dilakukan di setiap kecamatan dengan dipimpin oleh ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) pada sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus, dengan dihadiri oleh Panwaslu Kabupaten, Camat dan Muspika di masing-masing kecamatan.

“Pelantikan dilakukan secara serentak. Setelah pelantikan kemudian bimbingan teknis oleh masing-masing Panwascam,” papar Eni ketika ditemui dalam acara pelantikan Pengawas TPS di Kecamatan Jekulo Kudus, Senin (04/06/2018)

Diharapkannya kepada seluruh anggota Pengawas TPS yang telah dikukuhkan oleh Panwascam masing-masing kecamatan bisa melaksanakan tugasnya dengan baik dan menciptakan situasi yang kondusif sehingga pelaksanaan Pilkada dapat berjalan sesuai harapan semua pihak.

TRENDING :  Demokrat Siap Koalisi Dengan PDI P Dukung Masan-Noor Yasin

Untuk menunjang hal itu, dirinya memerintahkan kepada setiap pengawas TPS untuk menggunakan berbasis android. Pasalnya Bawaslu RI sudah meluncurkan pelaporan yang berbasis website dan aplikasi android yang diberi nama Sislo Pilkada 2018.

Pengawas TPS
Komisioner Panwaslu Kudus Bidang SDM Eni Setyaningsih memberikan pengarahan kepada para pengawas TPS setelah pelantikan, Senin (Yuliadi Mohammad/ISKNEWS.COM)

Sementara cara untuk mendapatkan aplikasi ini para pengawas TPS tinggal mengunduh Aplikasi Android langsung dari Google PlayStore dengan menggunakan kata kunci “Bawaslu Pilkada 2018”.

“Sistem pelaporan saat ini lebih baik dan tidak memerlukan biaya yang besar seperti membeli kertas dan lainnya. Dan saya berharap dengan adanya terobosan ini pelaporan lebih bisa cepat akurat dan menciptakan kondusivitas,” terangnya.

TRENDING :  Minat Jadi Pengawas TPS? Catat Syaratnya...

Ditambahkannya, aplikasi ini nantinya akan digunakan secara berjenjang oleh pengawas TPS, Panwascam, Panwaslu  kabupaten atau kota, Bawaslu Provinsi dan Bawaslu RI.

“Tujuannya sebagai alat untuk mempercepat pelaporan temuan dugaan pelanggaran pemilu, sehingga bisa cepat diproses dan untuk membantu kinerja Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) dalam melakukan tugasnya,” ungkap Eni. (MK/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :