Ukiran Yang Khas, Gebyok Kudus Jadi Pilihan

by
Gebyok Kudus isknews
Ukiran Khas Kudus, gebyok Kudus

Kudus, ISKNEWS.COM – Dahulu gebyok Kudus melambangkan ekonomi yang tinggi pada pemiliknya. Seperti halnya bagian dari rumah adat Kudus, yang terdiri dari gebyok. Perabot kayu yang sarat akan ukiran ini memiliki makna spiritual yang lebih dari sekedar penyangga rumah. Selain mengandung nilai etis, pintu gebyok memberikan pesan spiritual tersendiri bagi penghuninya. Ukiran pada gebyok menceritakan tentang tujuan hidup manusia sangkan paraning dumadi yang memiliki arti keharmonisan, kesejahteraan, dan juga kedamaian.

TRENDING :  Dodit Mulyanto Buat Ratusan Warga Kudus Tak Bisa Nahan Tawa  

Keharmonisan desain pintu gebyok memperlihatkan betapa pentingnya keharmonisan hidup dengan alam. Jika dihubungkan dengan Agama Hindu yang dulu mendominasi wilayah Kudus, gebyok adalah tanda tentang jalan ke surga, naik turunnya roh nenek moyang. Gebyok awalnya hanya digunakan pada rumah adat Kudus saja, sebelum tahun 1810 M. Metamorfosis ukiran membawa gebyok terangkat derajatnya, tidak hanya dianggap sebagai simbol kedamaian saja, namun pintu gebyok memiliki nilai estetika yang sangat tinggi. Gebyok juga seringkali dijadikan sebagai pintu utama bangunan pendopo atau hotel, pada beberapa kantor kabupaten di Indonesia.

KOMENTAR SEDULUR ISK :