Uniknya Tradisi Suwiwinan di Desa Karangbener Kudus

by
ISKNEWS.COM
Gunungan bungkusan sayap ayam lengkap dengan nasi putih, Kamis (10-05-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Sore tadi usai adzan ashar berkumandang, puluhan warga Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, tumpah ruah memadati makam Raden Ayu Serimpi, yang merupakan tokoh cikal bakal daerah tersebut.

Kedatangan puluhan warga ini merupakan bagian dari kegiatan ritual sedekah kubur atau kenduri masal yang dilakukan di daerah tersebut. Sebagaimana kegiatan kenduri masal di daerah lainya, tak lupa warga yang datang membawa sebuah ingkung (seekor ayam yang dimasak opor -red) lengkap dengan nasi putih dan uang untuk sedekah.

Setibanya di makam Raden Ayu Serimpi, warga tersebut memberikan sebuah bungkusan sayap atau suwiwi ayam dengan sedikit nasi untuk dikumpulkan menjadi sebuah gunungan.

TRENDING :  Motor Raib Digondol Kenalan Facebook Saat Ketemuan di Balai Jagong Kudus

“Biasaya warga Karangbener membawa dua bekal, yakni ingkung dengan nasi yang ditaruh disebuah wadah besar dan sepotong sayap ayam yang dibungkus kertas dan daun pisang atau yang disebut wajib,” kata Staff Kesra, Kusriayanto.

TRENDING :  Sinau Gondelan Klambine Kanjeng Nabi Bareng Emha Ainun Nadjib

Diungkapkanya, setelah didoakan ingkung itu nantinya akan dibawa pulang ke rumah masing-masing. Sedangkan wajib tersebut nantinya akan diberikan kepada pihak yang membantu kegiatan tersebut.

KOMENTAR SEDULUR ISK :