Unjuk Rasa KMKB Protes Penggunaan Rumah Dinas Pimpinan DPRD Untuk Pesta Miras

Unjuk Rasa KMKB Protes Penggunaan Rumah Dinas Pimpinan DPRD Untuk Pesta Miras

Kudus, isknews.com – Konsorsium Masyarakat Untuk Kudus Bersih (KMKB) siang tadi melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Kudus ( 28/4), Aksi yang dikuti oleh sekitar 20 orang tersebut digelar oleh KMKB pimpinan Sururi Mudjib dan Slamet Macmudi terkait dugaan Pesta Miras di rumah dinas anggota DPRD kudus yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Kudus.

Sebelumnya aksi dilakukan di halaman depan DPRD kudus, dan para pengunjuk rasa sempat melakukan orasi dan aksi-aksi tetrikal mengecam apa yang dilakukan oleh oknum-oknum anggota Dewan di Rumah Dinas tersebut,  sejam kemudian para pengunjuk rasa diminta masuk keruang lobi lantai dua untuk berdialog dengan ketua DPRD Kudus Masan.

Dalam tuntutannya para pengunjuk rasa melalui Sururi Mudjib yang menjadi Kolap unjuk rasa pada siang itu, meminta.” Kantor DPRD Kudus harus bersih dari Miras dan para PNS atau karyawan jangan mau di perintah anggota DPRD untuk membelikan Miras karena ikut membelikan berarti sama saja ikut andil dalam perbuatan dosa dan meminta kepada ketua DPRD Kudus selaku penanggung jawab semua kegiatan atau aktifitas di kantor DPRD Kudus dan sekitarnya agar membersihkan kegiatan pesta Miras di Lingkungan DPRD Kudus, karena kabupaten Kudus sudah jelas Perda alkohol adalah Nol % maka jangan kotori Kantor DPRD Kudus dan sekitarnya dengan pesta Miras apalagi yang melakukan adalah anggota DPRD Kudus sendiri.  Meskipun publik telah banyak memperbincangkan, namun sejumlah anggota dewan diduga sengaja tutup mata bahkan menganggap sebagai aktifitas individual,” tuntut mereka.

BACA JUGA :  Pengendara Motor Tewas Menabrak Truk di Demak

KMKB mempertanyakan kompetensi dan kinerja Badan Kehormatan (BK) DPRD Kudus. BK DPRD Kudus diminta untuk segera mengeluarkan peringatan keras terhadap sejumlah oknum dewan yang kerapkali menggunakan Rumdin sebagai ajang pesta miras. Sebab, perilaku memalukan yang dilakukan dengan menggunakan fasilitas rakyat tersebut menambah buruk citra institusi DPRD Kudus di mata masyarakat.

Gedung rakyat dan fasilitas yang ada seharusnya dipergunakan sesuai peran dan tugas sebagai wakil rakyat. Bukan digunakan untuk kegiatan ilegal yang melanggar moral agama dan masyarakat. KMKB mendesak Bagian Aset Setda Kudus segera mengambil alih kembali Rumdin Pimpinan DPRD Kudus. Pimpinan atupun anggota Dewan telah memilih nominal uang sebagai Tunjangan Perumahan. “Oleh karenanya tidak berhak untuk menempati Rumdin tersebut.  Perda Kab. Kudus nomor 12 tahun 2004 yang mengatur tentang Kandungan alkohol nol persen selayaknya mendapatkan perhatian kalangan anggota dewan. Sebagai wakil rakyat semestinya turut menegakkan aturan yang ada. Bukan sebaliknya berbuat sebagaimana masyarakat awam yang belum tahu aturan. Aktifitas pesta miras menunjukkan bahwa Kudus masih banyak beredar minuman beralkohol dengan kadar yang cukup tinggi.”. ujarnya.

BACA JUGA :  Khabsyin, “Ketidak Hadiran Saya Dalam Banggar Adalah Bentuk Protes”

Para pengunjuk rasa juga meminta kepada Masan untuk menjawab benar tidaknya ada pesta Miras di rumah dinas DPRD Kudus dan apabila benar maka harus diusut dan diberikan sangsi tegas sesuai dengan aturan di DPRD Kudus, apalagi para pimpinan dan anggota DPRD Kudus telah memilih tunjangan perumahan berupa nominal uang jutaan rupiah akan tetapi mengapa pada kenyataannya masih ada yang menggunakan fasilitas rumah dinas ?  “ Segera kembalikan aset Pemda yang sudah tidak digunakan anggota DPRD Kudus kepada Pemerintah Daerah Kabupaten  Kudus” ujarnya.

Mas’an yang menemui para pengunjuk rasa siang itu idampingi oleh Djati Solechah PLT. Sekretaris Dewan yang juga kepala Kantor Kesbangpol Kudus, Fatkhul Ahmad Aziz ,  Sekretaris Komisi C DPRD Kudus. Menjawab berbagai tudingan para pengunjuk rasa, “ Bahwa secara administratif rumah dinas sudah dikembalikan kepada bagian asset sejak tanggal 6 April 2016, jadi kalau selama ini anda melihat kami menggunakan rumah dinas tersebut, kami prosedural pinjam melalui sekretariat Dewan, biasanya itu untuk menemui tamu-tamu penting yang datangnya di luar jam kerja, Karena kadang ada tamu yang di luar jam kerja maka pelayanannya di rumah dinas namun saat ini sudah tidak ada”. katanya.

BACA JUGA :  Sebelum ke Lokasi, Yuk Intip Rangkaian Acara Festival Parade Sewu Kupat

Ditambahkan oleh Masan, “Kami  Segera akan menindaklanjuti benar tidaknya kegiatan pesta miras di rumah dinas DPRD Kudus yang dilakukan oleh anggota DPRD Kudus dan apabila terbukti kami akan memberi sangsi tegas sesuai peraturan yang berlaku. Kami juga sudah perintahkan kepada Badan Kehormatan untuk segara melakukan penyelidikan atas aduan masyarakat ini,  Aset perumahan dinas DPRD Kudus telah dikembalikan pada tanggal 6 April 2016 kalau memang saat ini masih ada aktifitas di rumah dinas hal itu kita belum tau dan akan kita cek kebenarannya” tandasnya. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post