Untuk Memenuhi Standar Akreditasi Sejumlah SD di Kecamatan Jekulo, Membeli Alat Pemadam Kebakaran Jenis Tabung

Untuk Memenuhi Standar Akreditasi Sejumlah SD di Kecamatan Jekulo, Membeli Alat Pemadam Kebakaran Jenis Tabung

KUDUS, isknews.com – Sejumlah sekolah dasar (SD) di Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, secara bersamaan, membeli alat pemadam kebakaran jenis tabung. Pengadaan alat yang menggunakan dana Bantuan Operasi Sekolah (BOS) itu, adalah dalam rangka memenuhi standart penilaian akreditasi sekolah tingkat dasar.
Keterangan yang dihimpun dari salah satu kepala SD, Darsilah, Kepala SD 2 Jekulo, yang dihubungi isknews.com, Selasa (20/10), membenarkan hal itu. Menurut dia, bermula dari datangnya sales perusahaan alat pemadam kebakaran jenis tabung, dari Surabaya, yang datang ke sekolahnya, menawarkan barang tersebut. Dari sales itulah, pihaknya memperoleh informasi, sebagian besar SD sudah membeli dan memiliki alat pemadam kebakaran. “Saya tidak langsung membeli, tetapi mencari info barang yang lebih murah, dan akhirnya dapat barang seharga Rp 600 ribu.”
Mengenai adanya informasi, pembelian alat pemadam kebakaran itu ada unsur paksaan, Darsilah dengan tegas mengatakan tidak benar. Alasannya barang tersebut memang sangat dibutuhkan, bukan hanya untuk memenuhi standar penilaian akreditasi, melainkan yang juga termasuk penting adalah untuk berjaga-jaga kalau terjadi musibah kebakaran. “Lihat saja di lingkungan sekolah ini, banyak kabel listrik yang bersliweran, itu kan rawan kalau terjadi kortsleting. Jadi alat pemadam kebakaran itu memang sangat penting.”
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemuda Olah Raga (Disdikpora), Kasmudi, yang dihubungi terpisah, di kantornya, Selasa (20/10), mengatakan, penggunaan dana BOS untuk pengadaan atau pembelian sesuatu barang, seperti alat pemadam kebakaran, tidak menyalahi aturan. “Kan sudah diterangkan alasannya untuk apa pembelian barang tersebut. Memang untuk standar penilaian akreditasi SD, pengadaan barang yang terkait dengan keamanan, termasuk diantaranya.” (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
BACA JUGA :  Kudus Tertutup Untuk Berdirinya SD Swasta Baru

Share This Post