Upacara Selamatan Pembukaan Air Terjun Watu Gompeng Kuwukan Dawe

Upacara Selamatan Pembukaan Air Terjun Watu Gompeng Kuwukan Dawe

Kudus, isknews.com – Setelah diberitakan di isknews.com beberapa waktu yang lalu, air terjun watu gompeng, dari hari kehari tingkat kunjungannya makin melejit tinggi, ya air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 30 m ini dari sisi keindahan memang sangat mempesona dengan dua curahan air yang jatuhannya melebar sehingga mirip sebuah tirai air, kini memang menjadi andalan para pecinta wisata alam di Kudus, setelah air terjun monthel yang ada di kawasan Colo sudah tidak lagi mempesona karena debit curahannya yang kini telah menjadi kecil akibat menurut beberapa pihak dan akademisi adalah sebagai dampak eksploitasi atas air pegunungan tersebut sehingga performans air terjun monthel kini tidak lagi menarik dan tingkat kunjungan wisatawan pun turun.

Kini primadona wisata alam di Kudus utamanya air terjun jatuh pada Air Terjun Watu Gompeng, sebuah destinasi wisata baru yang berada di dukuh Sangeng ikut RT. 01 RW 02 Desa Kuwukan Kecamatan Dawe Kudus, sore tadi sekitar pukul 16.00 WIB (1/3) sejumlah kurang lebih 60 orang warga yang didominasi oleh warga RT setempat yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat Sadar Wisata Gompeng (KM-Sawigo) melakukan upacara selamatan atas pembentukan organisasi pengelolaan kawasan wisata tersebut, dipimpin oleh ketua pengelola organisasi tersebut Arif Hidayat bersama-sama melakukan do’a di bawah bimbingan ruhani oleh ustadz Nur Hasan pemimpin agama setempat.

TRENDING :  Warga Baru di Museum Situs Patiayam

Arif menjelaskan ” Upacara pembukaan ini dikandung maksud memohon kelancaran, keberkahan dan keselamatan atas upaya warga dalam mengelola destinasi wisata ini secara bersama-sama dan terorganisir dengan baik, kunjungan wisatawan pada hari-hari biasa sudah mencapai 50 sepeda motor, sedangkan pada hari libur bisa mencapai 500 orang wisatawan, kami juga sudah menata akses jalan menuju lokasi dengan menambahkan karung-karung pasir serta memberi papan-papan penunjuk arah, tempat parkir motor juga sudah kami rapikan baik secara fisik maupun keamanannya, kami juga menyediakan area parkir mobil untuk wisatawan yang membawa kendaraan roda empat serta kotak kas utuk pengunjung dapat mengisi kas tersebut guna membeayai perawatan dan hal-hal yang terkait dengan pembeayaan, kedepan yang akan kami prioritaskan adalah penataan pada potensi yg rencana dikembangkan, sumber mata air tebing batu, istana batu dan tebing batu“. jelasnya.

TRENDING :  Kirab Tumpengan Akan Meriahkan Hari Jadi PKL Kudus 

Selanjutnya Arif Hidayat yang juga wakil ketua BPD Desa Kuwukan mengatakan, “Harapan kami, kedepan Pemerintah Daerah khususnya Dinas Pariwisata memperhatikan hal ini dan ada kerjasama dengan organisasi ini, utamanya untuk membangun dan membenahi infrastruktur terhadap akses menuju lokasi ini, karena infrastruktur yang memadai tentunya akan lebih menambah daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, namun kami secara detail belum mempelajari regulasinya, yah yang penting sekarang adalah sosialisasinya dulu yang bisa kami lakukan, dulu kami menggunakan mahasiswa KKN untuk ruang sosialisasi dan publikasi bagi obyek wisata ini, namun setelah munculnya media, utamanya ISK secara dahsyat ternyata berhasil mempercepat tingkat popularitas kawasan ini, jadi ya terima kasih kepada ISK.” kata Arif. (YM)

TRENDING :  CFD Geliatkan Kreativitas Kuliner Masyarakat Kudus

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post