Upayakan Bidan Desa Profesional Demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

by
isknews

Rembang, isknews.com (Lintas Rembang) – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang, memiliki tugas besar yang harus dientaskan dalam menekan jumlah kasus kematian ibu dan bayi di Kabupaten Rembang. Dalam hal ini Pemeritah Kabupaten tengah berupaya untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi dengan sejumlah cara.

TRENDING :  Pengambil Kebijakan di Rembang Sangat Peduli Terhadap Pengembangan Perpustakaan

Saat ditemui seusai mengunjungi beberapa pasien, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang, Ali Syofi’i menjelaskan, mengenai jumlah kematian ibu dan bayi pemerintah sudah mengupayakan berbagai cara untuk menekan angka kematian tersebut. Salah satunya dengan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya dibidang kesehatan kelahiran ibu dan bayi.

“Saat ini ada 13 kasus kematian ibu di kabupaten Rembang, dan terkait itu pemerintah telah mengupayakan berbagai langkah untuk melakukan akselerasi penurunan kematian ibu dan bayi di Rembang”,imbuhnya.

TRENDING :  Terbukti Anggota Parpol, 5 Calon PPDP Diganti

Ali mengungkapkan saat ini ada kekurangan sekitar 31 desa yang belum memiliki bidan desa. Dan untuk kedepannya kekurangan tersebut akan dipenuhi dengan tenaga kesehatan yang terlatih, sehingga penanganannya juga akan profesional.

TRENDING :  RTH Mondoteko Akan Dikelola Desa

KOMENTAR SEDULUR ISK :