Walau PSK Tetap Punya jiwa Nasionalisme

image

Pati-Isknews.com Lintas Pati.
Upacara bendera dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI ke-71 yang di lakukan oleh ratusan Pekerja Seks Komersil (PSK) dari Komlek Lorong Indah (LI) dan Kampung Baru (KB) di Pasar Hewan “Wagenan” Jalan Raya Pati-Kudus Km 2 margorejo Pati,  Rabu 17/08

Kegitan upacara bendera yang sudah 2 tahun ini dilakukan, merupakan bukti nyata bahwa Pekerja Seks Komersial (PSK) yang selama ini dianggap sebagai sampah masyarakat, ternyata didalam jiwa mereka masih mempunyai rasa Nasionalisme dan mau menghargai jasa para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia.

Hadir dalam acara tersebut, Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma, Pasiter Kodim Pati Kapten Inf Mujima, Pasi Intel Kodim Pati Kapten Inf Yahudi, Musyawarah angota Kecamatan Margorejo (muspika), Gusdurian, dan anggota DPRD Pati Endah Sri Wahyuningsih.

BACA JUGA :  Tari Kretek Kudus Jadi Penampil Utama pada Pembukaan Jateng Fair 15 di PRPP Semarang

Dandim 0718 Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma mengukapkan,

“Hak Semua warga indonesia untuk menghormati merah putih tak mengenal apa itu profesinya, ini merupakan awal yang bagus untuk berfikir bagai mana caranya untuk mengentaskan dan memberikan ruang bagi para kaum marjinal.” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu Pekerja Seks Komersial (PSK) penghuni komlek Lorong Indah kepada Isknews.com Lintas Pati mengtakan, mesti sebagai pekerja seks komersial yang selalu dinilai negatif dimata masyarakat namun rasa nasionalisme tetap selalu ada didalam jiwa, dengan mengikuti upacara bendera dihari kemerdekaan bangsa indonesia, ia memaknai dan menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan negara Indonesia.

BACA JUGA :  Lima Poin Deklarasi yang diucapkan KPU dan Panwaslu Kabupaten Pati.

“Saya hanya bisa mendoakan semoga para pahlawan ditempatkan disisi tuhan, karena berkat jasa mereka kita telah merdeka. Mestipun saya akui kaum seperti saya ini belum bisa dikatakan merdeka, sejatinya tidak ada yang ingin hidup seperti ini, namun faktor kedaan lah yang memaksa untuk jadi seperti ini(red PSK).” pungkas Bunga (nama kami samarkan) kepada Isknews.com Lintas Pati.

Wj

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post