Samsat keliling kudus. (ISK/MUKHLISIN)

Warga Diminta Manfaatkan Samsat Keliling Di Enam Kecamatan

Kudus, isknews.com – Kepala Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD) Samsat Kudus Wibowo, meminta masyarakat Kudus lebih aktif lagi dalam memanfaatkan samsat keliling yang beroperasi di enam kecamatan. Di antaranya Kecamatan Jekulo, Gebog, Undaan, Dawe, Kaliwungu, dan Jati. Sebab, dengan adanya samsat keliling masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor Samsat Kudus untuk memperpanjang STNK

Samsat keliling kudus. (ISK/MUKHLISIN)

Menurut Wibowo, selain jarak yang dekat adanya samsat keliling juga dapat menekan keberadaan calo. Sehingga para wajib pajak tidak perlu mengeluarkan uang lebih hanya untuk diberikan kepada perantara.

Dirinya menjelaskan dipilihnya enam kecamatan tersebut dikarenakan lokasi yang cukup jauh dengan kantor induk. Misal Kecamatan Dawe yang berada di ujung utara apabila menuju kantor induk membutuhkan waktu lebih dari 30 menit. “Karena itu kami imbau masyarakat agar lebih memanfaatkan samsat keliling,” imbuhnya.

Baca Juga :  Isi Kekosongan Jabatan Kades, Golantepus Gelar Pilkades Antar Waktu

Sementara itu tiga kecamatan yakni Mejobo, Jati, dan Kota tidak ada samsat keliling karena lokasinya dianggap cukup menjangkau ke kantor induk. Hanya butuh waktu 15 menit saja sudah cukup untuk ke kantor induk samsat.

Samsat keliling sendiri, lanjutnya, sudah berada di lokasi setiap pukul 07.30 – 12.00 WIB. Untuk waktu dan lokasinya hari Senin di kantor Kecamatan Jekulo, Selasa di Kecamatan Gebog tepatnya di balai desa Gondosari, Rabu gantian Kecamatan Undaan yang bertempat di balai desa Undaan Kidul, Kamis di kantor Kecamatan Dawe, Jumat di kantor Kecamatan Kaliwungu, dan Sabtu di Kecamatan Jati yang bertempat di Pujasera Jati Kulon.

Baca Juga :  Bupati : Banjir Wonosoco Butuh Penanganan Segera

Wibowo menambahkan, sejak diluncurkan awal Mei 2016 lalu hingga September 2016 sudah ada hampir 10 ribu wajib pajak yang memanfaatkan keberadaan samsat keliling. Hal itu tentu jauh lebih sedikit bila dibandingkan dengan kantor induk yang mencapai 25 ribu lebih wajib pajak tiap bulannya.

Untuk itu pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih memanfaatkan samsat keliling. Karena disamping jaraknya yang dekat, persyaratannya juga mudah cukup membawa STNK dan KTP tanpa harus fotokopi. Perlu diketahui samsat keliling hanya melayani perpanjangan STNK, sementara pengurusan BPKB dan lainnya dilayani di kantor induk. (MK)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?