Warga Keluhkan Naiknya Tarif Dasar Listrik

Warga Keluhkan Naiknya Tarif Dasar Listrik

Kudus, isknews.com – Sudah dua bulan belakangan ini pemerintah menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL). Hal tersebut banyak dikeluhkan sejumlah warga di kabupaten Kudus karena tingginya pembayaran yang harus mereka penuhi.

Sebagaimana diketahui, mulai 1 Mei 2017 lalu, tarif dasar listrik (TDL) golongan 900 VA naik Rp 329 per kWH. Kini, 19 juta pelanggan pengguna golongan 900 VA harus membayar Rp 1.352 per kWH untuk penggunaan listrik mereka. Kenaikan ini sesuai dengan Permen ESDM 28/2016 tentang Tarif Tenaga Listrik Yang Disediakan PLN.

TRENDING :  Seruduk Truk di Depannya, Remaja Tanggung Tewas

Menurut salah seorang warga pengguna daya 900 volt, Aziz warga Jepang pakis kecamatan Jati, dengan kondisi ekonomi saat ini, kebijakan pemerintah menaikkan TDL tersebut dinilai sangat memberatkan masyarakat.

TRENDING :  219 Warga Kudus Peserta Paket B Jalani UNBK dan UNKP

“Bagi kami masyarakat kecil, kenaikan tarif listrik sangat berat, mengingat kondisi ekonomi saat ini tidak stabil, apalagi mau memasuki tahun ajaran baru sekolah, ” kata Aziz kepada isknews.com, Rabu, (7/6/2017).

Aziz mengatakan, kenaikan tarif listrik itu sudah dirasakannya dalam dua bulan terakhir ini. Dia mengaku harus membayar lebih mahal dari biasanya, bahkan sampai tiga kali lipat.

TRENDING :  Masyarakat Mengeluh Tarif Dasar Listrik Naik? Ini Jawaban PLN

Kenaikan itu mengakibatkan beban biaya hidup masyarakat makin meningkat. Apalagi, kata Aziz, sebentar lagi memasuki lebaran.

“Sebelum subsidi dicabut, saya biasanya dalam setiap bulan membayar Rp.200.000, dan kemarin (6/7/2017) setelah dari kantor PLN, bulan ini saya membayar RP 450.000, naiknya ngga tanggung-tanggung mencapai 2x lipat lebih,” katanya dengan nada kecewa. (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Comments are closed.