Kontainer Rusak Ini Dituding Penyebab Sampah Bertebaran di Jalan

oleh
Truk pengangkut kontainer sampah yang sudah tak layak ini seringkali menyebabkan sampah berjatuhan di jalan (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Keluhan warga terkait bercecerannya sampah yang ditengarai berasal dari mobil pengangkut kontainer sampah tak lagi layak di gunakan mengangkut sampah, karena kondisinya buruk dan berlobang di sana sini ditanggapi oleh instansi pengelola kontainer sampah tersebut.

Sebelumnya sempat viral di media sosial terkait keluhan warga akibat berserakannya sampah yang berjatuhan dari bak kontainer sampah dari Pasar Piji Dawe ke arah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo, Jekulo Kudus.

Pasalnya, kondisi kontainer sampah yang di angkut truk tersebut sudah sangat tidak layak, lobang-lobang besar pada bak itulah penyebab sampah yang dimuatnya jatuh berceceran di jalanan.

TRENDING :  Usai Dibersihkan Sungai Di Desa Dadirejo Mengalir Lancar

Kepala Desa Margorejo, Ahmad Baskoro mengungkapkan jika kejadian ini telah berlangsung cukup lama. Sampah yang berceceran itu, tidak hanya mengotori jalanan desanya. Tetapi juga menimbulkan bau yang mengganggu para pengguna jalan yang melintas disana.

Kontainer sampah di kawasan pasar Piji dawe Kudus perlu di remajakan (Foto: istimewa)

“Warga saya melaporkan kejadian tersebut sudah cukup lama. Selama ini, dari warga juga selalu membersihkan sampah-sampah yang berceceran di jalan,” katanya. Karena tidak kunjung ada perubahan, akhirnya dirinya didesak warga untuk melaporkan hal tersebut ke Kecamatan dan Dinas Perdagangan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Koordinator Pasar Piji Dawe, Zamroni mengatakan ada dua buah countainer sampah yang digunakan di pasarnya. Dan keduanya memang mengalami kerusakan yang cukup parah.

TRENDING :  Kejar Adipura, Bupati Tinjau Penghijauan dan Kebersihan Sekolahan

“Bagian samping countainernya sudah pada berlubang dengan diameter yang cukup besar. Dari kami sebelumnya, sudah pernah berinisiatif untuk menutupi lubang-lubang itu dengan papan kayu. Akan tetapi, sering kali papan kayu tersebut ikut terbuang bersama sampah di TPA,” jelasnya, Senin (08/04/2019).

Imbuhnya, “Karena anggaran kami untuk membelikan papan kayu terbatas. Makanya hal tersebut kami hentikan. Kami juga sempat berpikir untuk menambalkan lubang-lubang di container ke tukang las. Tetapi kami terbentur dengan biaya las kisaran Rp. 5 juta,”

Ditemui ditempat berbeda, Kepala Dinas Pedagangan, Sudiharti melalui Kabid Pasar, Andi Imam Santoso menegaskan saat ini memang hampir container sampah yang ada di kudus mengalami kerusakan. Kini, pihaknya tengah melakukan perbaikan terhadap 28 countainer sampah yang ada di Kudus.

TRENDING :  Wilayah Terdampak Kekeringan Meluas

“Baru tahun ini, di dinas kami dianggarkan untuk biaya perbaikan container sampah. Anggarannya sebesar Rp. 80 juta untuk perbaikan 24 countainer sampah,” tegasnya, Senin (08/04/2019).

Diungkapkannya, proses perbaikan countainer sampah dilakukan secara bertahap. Untuk saat ini sudah ada 2 countainer sampah yang berhasil diperbaiki.

“Kita akan selesaikan semuanya tahun ini, semoga tidak ada lagi warga yang mengeluhkan adanya sampah yang berceceran karena containernya rusak,” katanya. (YM/YM).

KOMENTAR SEDULUR ISK :