Warga Serbu Operasi Pasar Elpiji 3 Kg

Warga Serbu Operasi Pasar Elpiji 3 Kg

Kudus, isknews.com – Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disdagsar) Kabupaten Kudus kembali melaksanakan operasi pasar (OP) gas elpiji 3 Kg di halaman Balai Desa Singocandi, Kamis (8/9). Sejak dibuka pukul 08.00 WIB warga sangat antusias membeli elpiji melon seharga Rp 15.500 per tabung sesuai HET yang telah ditetapkan.

Warga sedang mengantre gas elpiji 3 Kg di Balai Desa Singocandi, Kamis (8/9). Operasi pasar yang dilakukan Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus direncanakan berlangsung hingga 16 September 2016 mendatang.
Warga sedang mengantre gas elpiji 3 Kg di Balai Desa Singocandi, Kamis (8/9). Operasi pasar yang dilakukan Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus direncanakan berlangsung hingga 16 September 2016 mendatang.

Salah seorang pembeli Sulis mengatakan, dirinya sangat bersyukur adanya OP seperti sekarang ini. Karena sudah lebih dari sepekan warga kesulitan mendapatkan elpiji melon untuk dipergunakan memasak. Kalaupun ada, katanya, harganya sangat tinggi mencapai Rp 25 ribu per tabung.

”Stok elpiji melon sangat langka di daerah sini, kalaupun ada di warung harganya sangat mahal. Ada yang jual Rp 22 ribu, ada pula yang jual hingga Rp 25 ribu,” keluhnya.

BACA JUGA :  Kepatuhan Wajib Pajak Capai 91 Persen

Menurutnya, diadakannya OP seperti saat ini sangat membantu. Selain bisa mendapatkan elpiji dengan harga murah, juga dapat mengurangi beban masyarakat karena harga kebutuhan lainnya juga mulai ada kenaikan.

Terpisah Kepala Disdagsar Sudiharti melalui  Kabid Perdagangan Sofyan Dhuhri menjelaskan, OP di Kudus akan dilakukan selama 12 hari terhitung sejak Rabu 7 September 2016 hingga Jumat 16 Sepmber 2016. ”Termasuk pada Hari Raya Idul Adha kita tetap melaksanakan OP. Setelah pelaksanaan Salat Ied akan digelar OP,” terangnya kepada isknews.com saat ditemui di kantornya, Rabu (7/9).

Selain itu, lanjut Sofyan, OP kali ini dilakukan di seluruh kecamatan yang ada di Kudus. Termasuk Kecamatan Kota mendapat jatah yang ditempatkan di Balai Desa Singocandi. Hal itu dikarenakan jatah yang diberikan pertamina sejumlah 12LO mencukupi untuk dibagikan di seluruh kecamatan.

BACA JUGA :  Di Tangan Supriyadi Drum Bekas “Disulap” Jadi Mebel Unik

”Rincinannya enam kecamatan mendapatmasing-masing 1LO, sedangkan tiga kecamtan yakni Kecamatan Jati, Mejobo, dan Jekulo mendapat jatah 2LO karena tingkat permintaan dan laporan kelangkaan cukup tinggi,” pungkasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post