Warga Sumberejo Tempuh Proses Hukum Terkait Penggilingan Batu

oleh
Warga Sumberejo Tempuh Proses Hukum Terkait Penggilingan Batu ISKNEWS.COM
Foto: Warga Desa Semberejo Kecamatan Gunungwungkal nyaris bersitegang dengan kepala desa saat audiensi yang tidak dihadiri CV Citra Batu, kemarin. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Upaya mediasi antara warga Desa Sumberejo Kecamatan Gunungwungkal dengan pemilik penggilingan batu CV Citra Batu, menemui jalan buntu. Bahkan mediasi yang dijadwalkan Jumat (1-06-2018) kemarin pun tak membuahkan hasil.

Pertemuan yang difasilitasi pemerintah desa setempat, membuat warga kecewa lantaran dari CV Citra Batu tidak ada yang hadir. Warga yang berkumpul sejak pukul 09.00 di kantor desa nyaris bersitegang dengan kepala desa karena merasa dipermainkan. Warga menginginkan kepala desa mendukung penuh upaya warga dengan menandatangani surat pernyataan bermaterai.

“Pekan kemarin desa berjanji akan mempertemukan semua pihak, termasuk dengan pengusaha. Tapi nyatanya, mereka tidak ada yang hadir. Kami hanya ingin Kades serius membantu kami. Tapi ketika warga ingin sikap tersebut dikuatkan dengan surat pernyataan bermaterai, kades tidak mau. Intinya kami sebagai warga terdampak hanya ingin penggilingan ditutup,” tegas salah satu warga, Nova Saiful Amin.

TRENDING :  Peneliti Asal Eropa Tulis Peradaban Prawoto

Nova mengaku, warga sebenarnya sudah berupaya menempuh proses hukum terkait berdirinya perusahaan batu yang dianggap meresahkan warga tersebut. Yaitu dengan melakukan pengaduan ke Polres Pati pada 28 Februari lalu. Namun, hingga saat ini belum ada tindak lanjut proses hukum tersebut.

“Pengaduan ke polres itu ditandatangani ratusan warga terdampak di sekitar perusahaan. Namun, melihat perkembangan di lapangan rencananya kami akan meningkatkan proses hukum dengan melaporkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pati ke Polres Pati. Karena ternyata perijinan dari ESDM provinsi tinggal menunggu ijin produksi. Meski prosesnya tanpa diketahui warga di sekitar lokasi perusahaan. Kami mensinyalir ada yang tidak beres dalam proses perijinan ini,” imbuhnya.

TRENDING :  Lounching Sentra Usaha TKI Produktif Dalam Rangka Penguatan Ekonomi Keluaga Pedesaan.

Sementara, Kades Sumberejo Anas Maksum menyebut, pihaknya selalu mendukung upaya warganya untuk menutup penggilingan batu. Namun jika harus menandatangani pernyataan bermaterai memang ia menolak.

“Kita pasti mendukung lah dengan upaya warga. Tapi masalah perijinan kan tidak kapasitas kami,” ujar Anas.

TRENDING :  Diterjang Bah, Jalan Jembatan Amblas

Namun pihaknya berjanji, bakal terus mengawal proses tersebut. Jika warga ingin menempuh proses hukum, pihaknya juga siap memberikan legalitas pelaporan tersebut.

“Jika nanti akan melaporkan kasus ini ke Polres, saya siap mengetahui surat gugatan tersebut dengan stempel dan tanda tangan,” imbuhnya.

Diketahui, pembangunan perusahaan penggilingan batu milik CV Citra Batu di Desa Sumberejo mendatangkan polemik di tengah warga. Warga melakukan berbagai upaya untuk menghentikan berdirinya perusahaan tersebut. Dari demo menutup pintu masuk perusahaan hingga akan menempuh jalur hukum. (IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :