Warga Tanjungrejo Dan Honggosoco Sepakati Harga Ganti Rugi Lahan Yang Dilintasi Jaringan Sutet

by
Kudus, isknews.com – Proses revitalisasi pembangunan jaringan listrik di Kudus terus dilakukan. Hanya saja beberapa kendala dilapangan seringkali terjadi, salah satunya adanya kecemasan dari masyarakat setempat yang tempatnya dilalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTET). Mulai dari soal dampak kesehatan hingga persoalan agraria dan proses ganti rugi terhadap warga yang lahannya akan terkena proyek Sutet tersebut.

Dalam pembangunan transmisi terdapat ruang bebas yang dibatasi bidang vertical dan horizontal disepanjang konduktor Sutet. Dimana tidak boleh ada benda didalamnya demi keselamatan manusia. “Ruang di bawah Sutet masih bisa dimanfaatkan mendirikan bangunan atau menanam pepohonan. Sepanjang tidak memasuki ruang bebas, dengan demikian tanah di bawah sutet masih bisa digunakan pemiliknya. Karena desain sutet sudah ditetapkan dalam Peraturan Menteri dengan memperhitungan pengaruh medan listrik dan magnet, sehingga masyarakat tidak perlu takut tinggal di bawah sutet,” ungkap narasumber dari PT. PLN.

Untuk mengantisipasi permasalahan yang akan muncul dikemudian hari, pagi tadi telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan musyawarah harga pembebasan tanah warga yang akan digunakan untuk pembangunan tower SUTET oleh PLN dan BPN  Kudus di aula Balai Desa Tanjungrejo Kecamatan Jekulo Kudus, Kamis (3/11)  pada pukul 10.00 WIB. Sosialisasi dan musyawarah dalam rangka menentukan harga pembebasan tanah warga yang akan dipergunakan untuk pembangunan tower saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) 500 KV, pagi tersebut dihadiri 20 orang warga Desa Tanjungrejo dan warga Desa Honggosoco Jekulo Kudus.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut antara lainKepala BPN Kudus Rio Sumardiyanto, Budi Waluyo serta Emi dari PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, serta Teguh dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Kudus serta beberapa pejabat baik tingkat kecamatan Jekulo dan Desa Tanjungrejo.

KOMENTAR SEDULUR ISK :