Wartawan Kudus Deklarasi “Perang” Lawan Hoax

Wartawan Kudus Deklarasi “Perang” Lawan Hoax

Kudus, ISKNEWS.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kudus mendeklarasikan gerakan “Kudus Semarak Tanpa Hoax“, Minggu (16/04/2017). Kegiatan yang digelar saat pelaksanaan car free day (CFD) itu, dihadiri berbagai elemen. Di antaranya Sekda Kudus Noor Yasin dan Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning, pelajar, dan lain sebagainya.

Anggota PWI Kudus bersama Sekda dan Kapolres Kudus mendeklarasikan kampanye anti hoax bertajuk “Kudus Semarak Tanpa Hoax” di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (16/04/2017). (ISKNEWSl/MUKHLISIN)

Noor Yasin menyampaikan, sangat mendukung kampanye anti hoax yang dideklarasikan PWI. Mengingat kabar hoax seringkali menyesatkan dan berpotensi memecah belah kerukunan bangsa. Dirinya juga mengimbau agar masyarakat lebih cermat lagi dalam menerima informasi.

TRENDING :  Korsleting Listrik Sebabkan Rumah ini di Lalap Si Jago Merah

“Jangan mudah percaya dengan informasi yang didapat. Lebih baik dicari tahu terlebih dahulu sumbernya, apakah benar atau hanya berita bohong,” katanya.

Kapolres Kudus Agusman Gurning mengungkapkan, penyebar berita hoax dapat dijerat dengan Pasal 28 Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dengan ancaman hukuman pejara maksimal enam tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar.
Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan penyebar hoax bisa dijerat dengan pasal 28 UU ITE. Ancaman pidana juga berlaku untuk penyebar informasi yang ditujukan untuk menimbulkan kebencian terhadap individu, kelompok masyarakat tertentu berdasar atas suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).

TRENDING :  Satu Rumah Warga Kambangan Rawan Longsor

“Kami harap warga Kudus lebih cerdas dan bijak lagi dalam memilih informasi. Jangan mudah percaya apabila berita yang didapat masih diragukan sumbernya. Terlebih sekarang ini jejaring sosial sangat mudah diakses, sehingga potensi penyebaran informasi hoax cukup tinggi,” ujarnya.

TRENDING :  Gelembung Busa Raksasa di Sungai, Hebohkan Warga Bangsri

Sementara itu Ketua PWI Kudus Saiful Anas menuturkan, kegiatan bertajuk “Kudus Semarak Tanpa Hoax” digelar karena prihatin, akibat kian maraknya kabar bohong yang semakin tidak terkendali akhir-akhir ini. Berita bohong tersebut, lanjutnya, miliki potensi memecah belah persatuan dan kerukunan di masyarakat.

Atas dasar itulah PWI Kudus dengan tegas menyatakan perang melawan hoax. Sebab, berita hoax yang selama ini beredar cenderung fitnah. Apabila tidak segera disikapi serius dapat memicu permusuhan. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Post Comment

*