Waspada Demam Berdarah, Pemdes Kutuk Minta Dilakukan Fogging

Waspada Demam Berdarah, Pemdes Kutuk Minta Dilakukan Fogging

Kudus, isknews.com – Kepala Desa Kutuk Supadiyono, Kecamatan Undaan, meminta kepada Pemkab Kudus melalui Dinas Kesehatan supaya dilakukan fogging di wilayahnya. Hal itu disampaikan langsung kepada Asisten I Pemkab Kudus Budi Rahmat dan Kepala Dinas Kesehatan Kudus (DKK) dr Maryata, saat melakukan kunjungan di wilayahnya, Senin (21/11).

demam berdarah

Supadiyono menjelaskan, sementara laporan awal yang sudah masuk ada dua warga yang sakit, dengan ciri-ciri dan gejala seperti DBD. Akan tetapi kepastian sakitnya apa masih belum diketahui hingga kini.

”Ada satu orang dewasa dan satu anak-anak yang diduga terjangkit DBD, namun sakit yang diderita warganya belum pasti apakah itu disebabkan DBD atau tidak. Sehingga dalam hal ini masih mencari penyebab dari sakitnya warga tersebut,” ujarnya kepada ISKNEWS.COM.

BACA JUGA :  RSUD Dr.Lukmonohadi Berikan Edukasi

Permintaan Kades Kutuk tersebut langsung ditanggapi Kepala DKK dr Maryata. Tak tanggung-tanggung tidak perlu menunggu lama, besok pagi Selasa, 22 November 2016 akan dilakukan fogging di Desa Kutuk secara keseluruhan.

”Besok rencananya di Kecamatan Undaan akan dilakukan fogging di dua tempat selama dua hari. Yakni di Desa Kutuk dan Desa Medini. Semoga dengan adanya ini nantinya bisa meminimalisir warga terjangkit DBD,” tuturnya.

Selain melakukan fogging juga akan dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan praktik pencegahan untuk mengantisipasi menyebarnya penyakit DBD. Karena momennya bertepatan dengan musim hujan, sehingga penyakit tersebut rawan menyebar.

Penyakit DBD sendiri disebabkan oleh virus dengue yang disebabkan adanya gigitan nyamuk Aides Aegypti dan Aedes Albopictus. Nyamuk itu berkembang biak di daerah padat penduduk atau tempat-tempat kumuh. (SLM/MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post