Waspadai Faham Radikal Kanan Yang Coba Ganggu Ideologi Negara

oleh
ISKNEWS.COM

Kudus, isknews.com – Sekarang ini, banyak sekali faham-faham radikal kanan yang berusaha untuk mengganggu dan mengganti faham Idiologi negara kita. Untuk itu peran guru sangat penting dalam mencegah munculnya faham tersebut. “Perang zaman sekarang bukan perang konvensional, tetapi perang dengan menyebarkan faham faham yang sesat, sehingga kita mudah diadu domba dan terpecah belah. “

Hal itu disampaikan oleh H Muhammad Arwani Thomafi, anggota Komisi I DPR RI, dalam acara penyuluhan agama Islam, Sabtu (04/11), bertempat di gedung olah raga Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), Desa Ngembal Rejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Acara yang diselenggarakan oleh STAIN Kudus, bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah, mengangkat tema “Pencegahan Radikalisme Berbasis Agama”. Pesertanya para guru non PNS sebanyak 1.200 orang.
Hadir, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jateng, H.Farhani, Ketua STAIN Kudus, H.Mundakir, serta jajaran Ka Kemenag se- Ek Karisidenan Pati e. Para ASN dan guru non PNS se-Ek Karisidenan Pati.

Menurut H Arwani Thomafi, tantangan tugas para pendidik untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya generasi muda makin tahun makin berat, seiring dengan perkembangan teknologi. Untuk itu para pengajar wajib mengajarkan cara cerdas dalam menyikapi perkembangan teknologi. “Dalam perkembangan teknologi, Indonesia menempati ranking terbawah, dalam menciptakan sumber daya manusia.”

TRENDING :  Bumikan Kembali Pancasila Dari Desa

Dia selanjutnya mengaskan, tenaga penyuluh agama harus di tingkatkan dengan maksimalkan segala bentuk pendidikan dan penyuluhan kepada anak didik kita, agar faham- faham yang menyusup di dalam agama dapat di cegah. Kita harus bisa memantau melihat perkembangan sosial di masyarakat dan dilaporkan kejadian sekecil apapun di sekitar kita kepada aparat terkait.

TRENDING :  Sejumlah Organisasi Islam Nyatakan Ikut Turun Dalam Aksi Damai 4 November Besok

Negara kita adalah menganut Pancasila dan UUD 1945, kita harus bisa menjaga ukhuah Islamiyah, hormat menghormati antar sesama. Tantangan kita banyak sekali, diantara perang melawan narkoba dimana sasaranya adalah para generasi muda. “Dengan lemahnya generasi muda, negeri ini mudah untuk dikuasai oleh negara lain yang mengancam kedaulatan negara kita.”

Sementara itu, Ketua STAIN Kudus, H Farhani, dalam sambutannya, antara lain mengatakan, di era globalisasi ini, tugas penyuluh kita sangat berat karena berhadapan dengan para radikal yang membahayakan bangsa kita akan tetapi perhatian pemerintah kepada penyuluh kita perlu di tingkatkan. Pihaknya menaruh harapan, selain bisa menjembatani para tenaga penyuluh dan guru non PNS, juga membantu supaya SK Inspasing bisa terbit.

TRENDING :  Peserta Diklat Satpam Dilatih Bela Diri

“Dengan bantuan H.Arwani, SK sudah jadi dan hari ini akan diserahkan kepada yang berhak. Untuk uang pembinaan, mudah-mudahan pada November bisa di cairkan dan langsung masuk di rekening masing masing.”

Di akhir acara, dilakukan penandatanganan berita acara serah terima SK Inspasing, dari Kepala Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Tengah,H Farchani, secara simbolis kepada kepala kemenag kabupaten se Ek Karesidenan Pati. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :