Waspadai, Sejumlah Sungai Yang Berhulu Di Gunung Muria, Berpotensi Timbulkan Banjir

Waspadai, Sejumlah Sungai Yang Berhulu Di Gunung Muria, Berpotensi Timbulkan Banjir

Kudus, isknews.com – Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Bergas C Penanggungan, mengatakan hampir semua sungai besar dan kecil di Kabupeten Kudus, berpotensi menimbulkan banjir, pada saat musim hujan. Penyebabnya tidak mampu menampung air dan besarnya debit air, sehingga kalau tidak terjadi limpas, dikarenakan tanggul di sepanjang sungai yang jebol. Jika terjadi banjir, bukan hanya menimpa pemukiman warga di sekitar sungai-sungai tersebut, melainkan juga areal persawahan.
Dia mengatakan hal itu, saat dihubungi isknews.com, melalui telepon seluler, Rabu (5/10). Menurut dia, sungai-sungai yang berpotensi menimbulkan bencana banjir pada saat musim hujan itu, diantaranya adalah aliran sungai yang berhulu di Gunung Muria, yakni Sungai Logung, Sungai Piji, Sungai Dawe dan sungai-sungai kecil lainnya yang mengarah ke Kudus bagian selatan, bermuara di Sungai Juana dan Serang Wulan Drainese (SWD)-I.
Karena berhulu di Gunung Muria, jika terjadi hujan di daerah atas, desa-desa di wilayah dataran redahlah yang menjadi menjadi dearah korban banjir, akibat arus air yang mengalir ke hilir, Dalam peta daerah rawan bencana banjir pemukiman di Kabupaten Kudus yang menjadi catatan BPBD Kabupaten Kudus, banjir yang disebabkan oleh sungai-sungai yang mengarah ke Kudus bagian selatan itu, mengakibatkan sejumlah desa di dua kecamatan yang menjadi korban banjir tahunan, pada setiap musim hujan. Yakni, Kecamatan Mejobo, sebanyak 10 desa, Desa Gulang, Kirig, Temulus,Kesambi, Jojo, Payaman, Hadiwarno, Mejobo, Golantepus dan Tenggeles.
“Satuinya lagi adalah Kecamatan Jekulo, terdapat 5 desa yang menjadi daerah banjir akibat luapan Sungai Logung,” jelas Kalekhar BPBD Kabuoaten Kudus itu. (DM).

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Inilah Penjelasan PT KAI, Mengapa Mesin Mobil Sering Mati Di Atas Rel

Share This Post