Waspadai Tikungan Tajam Jalur Alternatif Selatan di Kudus

Waspadai Tikungan Tajam Jalur Alternatif Selatan di Kudus

Kudus, isknews.com – Salah satu jalur alternatif di Kabupaten Kudus yang diperuntukkan warga masyarakat yang melakukan perjalanan mudik atau balik lebaran, adalah jalur alternatif selatan. Bagi warga yang mudik menggunakan kendaraan bermotor diimbau waspada saat melewati jalan ini, karena adanya sejumlah tikungan tajam.

Pantauan isknews.com yang menelusuri jalur alternatif tersebut, sebelum tikungan tajam itu, sudah dipasang rambu-rambu peringatan, disertai tulisan “kurangi kecepatan”. Namun demikian sebagian pengguna kendaraan belum mematuhi.

Padahal tidak kurang dari enam tikungan tajam di jalur alternatif sepanjang sekitar 5 kilometer itu. Kalau perjalanan di mulai dari arah barat, perempatan Desa Jepang, di jalan lingkar ke arah timur, akan dijumpai tikungan tajam pertama, di Jalan Mejobo, setelah melewati jembatan Sungai Dawe.
Selanjutnya tikungan tajam kedua, di Jalan Desa Hadiwarno, sebelah timur Pasar Brayung, setelah melewati jembatan Sungai Piji. Masih di jalan desa yang sama, terdapat tikungan tajam ketiga, tepatnya di pertigaan arah Desa Jojo.

Tikungan tajam keempat dan kelima, ada di Desa Sadang. Jarak antara kedua tikungan ini sangat dekat, hanya beberapa meter, sehingga sopir harus ekstra hati-hati, saat mengendarai mobil.
Pertigaan jembatan Bulungcangkring, juga tikungan tajam, baik dari arah barat, selatan mau pun utara. Ditambah dengan adanya jembatan yang letaknya berhadapan dengan jalan besar, serta kondisi permukaan jembatan yang meninggi, membuat pengendara harus berhati-hati saat menikung, naik atau turun di pertigaan tersebut.
Itulah kondisi jalur alternatif selatan di Kudus. Kondisi jalannya sebagian besar sudah mulus, karena telah direhab dengan cor, hanya sebagian yang masih berupa aspal. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Dimas Kanjeng Keluarkan Banyak Helm Dari Jubahnya Di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus

Share This Post