Wau,,,, SMA PGRI 2 Kayen Bebaskan Pungutan Uang Gedung.

image

Pati-Isknews.com Lintas Pati.
Tentunya masih hangat di telinga masyarakat Kab. Pati tentang prestasi dua siswa SMA PGRI 2 Kayen Pati dibidang fisika yang berhasil meraih juara 1 di ajang International Young Inventors Project Olympiad (IYIPO) yang digelar di Georgia kemarin.

Kali ini, yang lebih mengejutkan lagi ternyata SMA PGRI 2 Kayen Pati selama 4 tahun ini telah membebasan pungutan Swadaya Pembangunan Infastruktur (SPI) atau biyaya uang gedung yang dibebankan oleh orang tua wali murid, hal tersebut diungkapkan Marno Ketua Komite SMA PGRI 2 Kayen Pati kepada Isknews.com Lintas Pati, selasa 16/08.

Baca Juga :  Expo Perguruan Tinggi 2016 dipadati Pelajar SMA SMK Sederajad Di Kudus
image

Tujuan Komite sekolah bebaskan  biyaya uang gedung atau SPI agar anak dari keluarga kurang mampu yang ada diwilayah Pati Selatan ini dapat bersekolah sampai jenjang SMA,” ungkapnya

Tak hanya itu, bakan Ketua Komite SMA PGRI 2 Kayen Pati yang saat ini menjabat sebagai Kepala Desa Kayen tersebut juga secara terang-terangan mengkritisi tentang kinerja komite disekolah lain yang terkesan tinggal nurut usulan progam yang ditawarkan oleh pihak sekeloh tanpa mengedepankan fungsi dan tugas sebagai komite sekolah.

Baca Juga :  Wauuuu,,,,Kakek usia 86 Tahun Ikut Keritisi Masalah Kenaikan Rokok.

Selama ini yang terjadi setiap acara rapat komite sekolah bersama orang tua wali murid, terkesan tidak seperti rapat melainkan seperti mendengarkan suatu pengumuman progam dari sekolah.” ujarnya, lebih lanjut Warno juga menyampaiakan harapanya agar para komite di sekolah negeri yang ada di Pati bisa lebih bijak dalam melakukan dan menentukan pungutan sekolah kepada orang tua wali murid.

Sekolah swasta saja bisa bebaskan pungutan uang gedung atau SPI, kenapa yang negeri kok gak bisa???  Kan aneh, padahal sekolah negeri justru yang diperhatian pemerintah, menurut saya tinggal kemauan, selama komite sekolah mau melaksanakan fungsi dan tugasnya dengan baik pasti tidak akan terdengar lagi biyaya mahal yang berkaitan dengan pendidikan.” Pungkasnya kepada Isknews.com Lintas Pati.

Baca Juga :  91 Warga Tambaharjo Pati Diamankan Di Balai Desa Gara-gara Rebutan Kursi Perangkat. 

Wj

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?