WBP dan Petugas Rutan Kudus Peringati Isra’ Mi’raj dan Doa Bersama

oleh
Kepala Rutan Kelas IIB Kudus Budi Prajitno dan jajarannya saat bersama warga binaan pemasyarakatan Rutan Kelas IIB Kudus, Jumat (12/4/2019). (Foto: Aris Sofiyanto)

Kudus, ISKNEWS.COM – Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan( WBP) bersama dengan Petugas Rutan Kelas IIB Kudus, Jum’at 12 April 2019 beramai-ramai menuju Aula Rutan untuk mengikuti kegiatan Isra Mi’raj dan Doa bersama melalui teleconference yang langsung disiarkan dari Ditjenpas.

Kegiatan ini menghadirkan Imam besar Masjid Istiqlal KH. Nazaruddin Umar, beliau dipekenankan memberikan tausiah kepada WBP dan Petugas Pemasyarakatan seluruh Indonesia, dalam kesempatannya beliau menekankan kesabaran dalam menjalani ujian di Lapas atau Rutan, “Penjara merupakan tempat untuk menebus dosa dan kesalahan kita, bukan tempat akhir dari segalanya, jalani dengan sabar dan ikhlas, belum tentu orang diluar sana lebih baik atau lebih mulia dari kita yang berada dipenjara, mungkin sebagian orang menganggap kita pendosa, tapi jangan berputus asa dari rahmat Allah SWT karena keampunan dan rahmat Allah SWT jauh lebih besar,” terang Nazarudin.

TRENDING :  Situs sscn.bkn.go.id Tak Dapat Diakses, Pendaftaran CPNS Diundur

Begitu pula dengan Petugas, Pemasyarakatan juga merupakan pekerjaan yang mulia karena bertujuan membina dan membimbing Warga Binaan agar menjadi lebih baik, mungkin orang-orang tidak mengenal kita didunia, tapi insyaAllah akan dikenal dilangit,” tambah beliau.

TRENDING :  Tiga Anggota DPRD Kudus PAW Resmi Dilantik

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Kudus Budi Prajitno melalui Eko Budihartanto, Ka. Subsi Pelayanan Tahanan mengatakan, Momentum Isra’Mi’raj mi’raj jangan hanya dirayakan dan diperingati, akan tetapi makna dari isra’ mi’raj tersebut dapat diyakini dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Momen isra’ Mi’raj ini mari kita maknai dan tanamkan dalam hati sebagai bentuk keyakinan terhadap peristiwa lsra’ Mi’ raj dan diikutkan dengan mengimplementasikan dalam kehidupan setiap harinya. Dengan peringatan ini, kita dapat memetik hikmah yang sebesar besarnya sehingga memberikan motivasi dalam membangkitkan nilai-nilai spiritualitas, iman, dan taqwa kepada Allah SWT, untuk lebih meningkatkan kualitas ummat dalam mewujudkan pengabdian bagi negara, bangsa, serta agama,” ujarnya Jumat (12/4/2019).

TRENDING :  Putra Jaya Rebut Peringkat Tiga

Menjelang Pemilu serentak 2019, jangan hanya perbedaan pilihan, Kita tidak boleh terpecah-pecah, karena kita harus menjaga kebersamaan dan kedamaian. “Saya meminta agar menjadi perhatian untuk dapat menyukseskan dan mewujudkan pemilu yang berintegritas, berkualitas, aman dan damai,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :