Wisata Goa Di Desa Wisata Wonosoco Kudus

oleh

Kudus, isknews.com – Desa Wonosoco, letaknya di ujung selatan Kabupaten Kudus, tepatnya di Kecamatan Undaan. Untuk sampai ke desa ini dapat menempuh perjalanan sekitar 45 menit dari pusat kota. Di sepanjang perjalanan ke desa tersebut, hamparan sawah yang hijau luas, menjadi pemandangan yang menarik, membuat mata tidak bosan-bosannya memandang. Memang hanya lewat daratlah perjalanan yang bisa ditempuh, baik dengan sepeda motor atau mobil.wisata-goa-2-edit

Setelah melewati pintu gerbang atau gapura, sampailah di Desa Wonosoco itu. Cukup dengan hanya membayar uang masuk Rp 3.000 per orang, pengunjung bisa masuk ke desa yang kaya dengan wisata alam itu. Informasi tentang obyek wisata, bisa dilihat pada peta lokasi letak-letak obyek wisata yang bisa dikunjungi.

TRENDING :  Segera Berakhir “Masa Panen” Becak dan Ojek Wisata di Kudus

Dalam peta itu digambarkan, selain wisata hutan yang hijau dan lebat, juga wisata yang cukup menantang, berupa goa-goa yang juga masih alami. Diantaranya yang sudah dibuka dan aman untuk dilihat, adalah Goa Batu Cantik, Goa Kraton, dan Goa Surodipo. Menurut penuturan warga setempat,

Sejarah ditemukannya goa-goa itu, berawalnya dari sejumlah orang yang mencari binatang landak di hutan desa tersebut. Dikarenakan hari sudah malam, mereka terpaksa tidur di sawah. Saat sedang terlelap itu, mereka bermimpi menjumpai landak yang ukurannnya sebesar kambing. Esok harinya saat terbangun, mereka melihat binatang yang ada dalam mimpi, mereka pun mengejarnya, namun landak termasuk ke sebuah goa. Melihat goa yang keadaannya gelap itu, mereka tidak berani masuk ke dalamnya dan memutuskan melapor kepada kepala desa setempat.

TRENDING :  Masih Ramai Dikunjungi Desa Wisata Wonosoco Pasca Banjir Bandang

Menerima laporan tersebut, kepala desa, disertai sejumlah warga, pergi mendatangi goa tempat landak itu menghilang. Sesampai di tempat yang dituju, setelah ditelusuri, ternyata tidak hanya satu goa, melainkan terdapat goa-goa yang lain. Oleh warga setempat, goa-goa itu pun diberi nama sesuai dengan keindahan alam yang ada di dalamnya. Contohnya, goa yang memiliki batu stalaktit putih yang bagus dan cantik, di beri nama Goa Batu Cantik. Selanjutnya, Goa Keraton, Goa Keraton yang didalamnya menyerupai taman sebuah keraton, sehingga dinamakan goa keraton.

TRENDING :  Wisata Lokal Mulai Diminati Wisatawan Asing

Goa yang terakhir adalah Goa Surodipo. Nama ini di ambil dari nama sebuah punden atau makam Surodipuro yang letaknya berdekatan dengan goa tersebut. Konon, Surodipuro adalah seorang tokoh penyebar Islam pertama dan beliau pula yang mendirikan desa Wonosoco.

Pada hari-hari libur, Desa Wisata Wonosoco ini akan ramai di kunjungi oleh wisatawan. Selain di suguhi pemandangan perbukitan hijau dan ladang jagung yang luas, di atas hawanya sangat tenang dan hening sehingga dapat menyegarkan pikiran. Kita juga bisa berfoto di dalam goa maupun di luar gua dengan pemandangan yang cukup bagus. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :