Wisata Hutan Pinus Gunungsari Rujukan Melepas Akhir Pekan

oleh
ISKNEWS.COM

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Kekayaan alam Bumi Mina Tani terhampar luas meliputi pegunungan, perbukitan bahkan pantai dan lautnya. Wajar saja, bila muda ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terus mengeksplor alamnya untuk dijadikan destinasi wisata, misalnya wanawisata di Dukuh Pangonan, Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, Pati.

Meski baru diresmikan pada 2 Desember 2017 kemarin. Lokasi berpelesir dengan mengusung Hutan Pinus sebagai suguhan utamanya itu, menjadi salah satu destinasi para pelancong untuk mengisi hari liburnya.

Bahkan, pada hari libur tahun baru kemarin, lokasi tersebut mengalami peningkatan yang signifikan. Tercatat, dengan tiket Rp 3 ribu saja, tempat asyik untuk mengabadikan akhir pekan itu mampu menyedot hingga 300 persen pengunjung.

TRENDING :  Distan Pati Tak Temukan Penyakit Hewan Kurban

Bukan tanpa alasan, selain harga tiket masuk yang cukup terjangkau. Pemandangan yang disuguhkan pun tidak akan membohongi mata dan hati. Sehingga, wajar saja antusiasme wisatawan untuk bertandang melonjak tinggi, meski tergolong obyek baru.

ISKNEWS.COM

Di lokasi yang sama, selain menikmati kesejukan alam dengan hutan pinus yang asri. Pengunjung juga bisa menikmati view dari rumah pohon atau dari gardu pandang yang telah disediakan pengelola.

Tidak hanya itu, pihak pengelola juga mempercantik lokasi ini dengan hammock, lampu gantung aneka warna dan pernak-pernik yang memanjakan para pengunjung yang suka berswafoto.

Konon, hutan pinus di lokasi ini merupakan yang terluas di Pegunungan Muria yang mencapai 1.000 hektar luasnya. Sehingga, kesejukan alam yang disuguhkan benar-benar asri dan menenangkan jiwa, untuk melepas kepenatan rutinitas harian.

TRENDING :  Gudang Pabrik Tahu di Margorejo Terbakar

“Lokasi ini baru dibuka pada 2 Desember lalu, tetapi kami tidak menyangka kalau liburan ini pengunjung sebanyak ini,” ungkap Pengelola Wisata Hutan Pinus Gunungsari, Waharto, Minggu (01/01/2018).

Dengan adanya lokasi tersebut, roda perekonomian masyarakat juga berputar hebat. Mengingat masyarakat sekitar berjualan di sekitar lokasi yang menambah pendapatan.

TRENDING :  Disdikbud Kabupaten Pati Gelar Pemilihan Duta Bahasa

Kedepannya, pihak pengelola akan menambah sarana dan prasarana di obyek wisata tersebut. Dengan begitu, para pelancong akan semakin betah berlama-lama untuk menikmati kekayaan alam di Kabupaten Pati itu.

“Nantinya kami akan menambah fasilitas. Seperti musala, tempat berteduh, dan spot lainnya. Pembenahannya bertahap. Karena hanya mengandalkan tiket masuk. Apalagi kami juga sharing dengan perhutani. Kami berharap pemkab lebih memperhatikan tempat-tempat wisata di Pati supaya bisa berkembang,” harapnya. (Wr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :