Workshop Manajemen TPQ se Kudus, Guru Mengaji Diminta Berinovasi

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Badan Koordinasi (Badko) Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) bersama bagian Kesra Setda Kabupaten Kudus menggelar Workshop Manajemen TPQ, di Hotel Hom Kudus, Rabu (5/12/2018).

Kasi penyuluh Binmas Islam Kemenag Kudus, Zaenal Fahmi mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada para guru mengaji dalam rangka peningkatan kapasitas guru mengaji, untuk menunjang pelaksanaan tugasnya.

Ratusan orang dari perwakilan lembaga TPQ di Kudus diminta terus meningkatkan kualitas dan inovasi yang tiada henti. “Terlebih dalam hal pembelajaran yang efektif, inovatif dan mampu mengembangkan karakter pada anak,” ujarnya.

TRENDING :  Jelang Idul Adha, Pengrajin Pisau Kebanjiran Order

Hadir sebagai narasumber, diantaranya dari Kakankemenag Kabupaten Kudus Noor Badi, diwakili H.Abdul Jalil Kasi Pontren, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Kudus, Badko TPQ Kabupaten Kudus, dan Badko TPQ Provinsi Jateng H. Sihabudin.

Bupati Kudus melalui Kabag Kesra Mundhir, mengatakan, kegiatan tersebut menjadi komitmen Pemkab Kudus terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan baca tulis Al-Quran, dibuktikan adanya pemberian insentif kepada guru mengaji.

TRENDING :  Prestasi Membanggakan Pelajar Kudus Sepanjang Tahun 2015

“Sejalan dengan hal itu kiranya, sistem pembelajan di TPQ tidak terpaku pada pola konvesional, tapi perlu pengembangan terobosan baru atau inovasi,” ujarnya.

Inovasi tersebut, kata dia, utamanya dalam hal metode pembelajaran yang mudah dicerna, dipahami dan dipraktekkan oleh anak-anak kita, serta kepedulian terhadap program baca tulis Qur’an dapat dilakukan sejak dini oleh generasi potensial.

Sementara itu, salah satu peserta menyambut positif kegiatan ini. Pasalnya, dengan adanya pembinaan bisa menambah keilmuan terkait sosialisasi kurikulum TPQ dari Badko Jateng, “Hal itu turut menyukseskan pembelajaran di lembaga kami,” kata Ali Asfuri yang juga Kepala TPQ Raudlotul Mu’minin Hadipolo Jekulo Kudus.

TRENDING :  MSTP Undip Bangun Generasi Technopreneur

Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Pati itu menginginkan kegiatan tersebut diadakan tidak hanya tahun ini saja melainkan berkelanjutan. “Hal itu penting untuk meningkatkan kualitas TPQ, baik disisi SDM maupun manajemen lembaga,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :