Wujud Syukur, Warga Megawon Nguri-Uri Budaya Jawa Melalui “Tradisi Apitan”

Wujud Syukur, Warga Megawon Nguri-Uri Budaya Jawa Melalui “Tradisi Apitan”

Kudus, isknews.com – Ribuan warga Desa Megawon, Kecamatan Jati, menggelar acara Apitan, Minggu (20/8/2017) siang.

Kegiatan yang dipusatkan di lapangan sepak bola Megawon ini diikuti lapisan masyarakat, baik tua, muda, anak-anak berkumpul jadi satu untuk memeriahkannya. Turut hadir dalam kegiatan itu, Camat Jati Andreas, Kepala Desa Megawon, Perangkat Desa dan para tamu undangan lainnya.

Kepala Desa Megawon, Nurasag mengatakan, Apitan sebagai acara tanda syukur warga kepada Allah SWT, karena sudah diberikan berkah selama ini. Sekaligus untuk meminta keselamatan.

Ia mengaku sangat berbahagia melihat warganya bisa berkumpul bersama-sama untuk melestarikan tradisi yang digelar setiap tahunnya, dan ini merupakan kali keempat event akbar tersebut dilaksanakan sejak 2013 lalu.

BACA JUGA :  Syukuran Tamsil dari Bengkok, PPD Jepara Nanggap Kirun Cs

 

Dirinya mengatakan, selain penampilan marching band dari desa tetangga, semua warga Desa Megawon dari 4 RW yang terdiri 20 RT mengelilingi desa untuk mengawal gunungan hasil bumi. Masing-masing dari mereka menampilkan kreatifitas, kekompakan, dan ciri khasnya. Seperti yel-yel, pakaian ala tradisional dan juga kuliner khas. “Nantinya penampilan terbaik akan diikutsertakan pada acara HUT kudus bulan depan,” katanya.

Lebih lanjut, “Acara ini mempunyai kesakralan tersendiri, Karena didalamnya dilantunkan sholawat Nabi, dan doa keselamatan untuk kerukunan bagi semua warga,”katanya

Dengan digelarnya kirab budaya Apitan, diharapkan pemerintah desa Megawon terlebih semua lapisan masyarakat bisa semakin sejahtera aman sentosa. “0Melalui acara ini, juga wujud terciptanya kerukunan antar warga, terbukti warga saling guyub mempersiapkan jauh-jauh hari untuk mempersiapkan puncak karnaval budaya.” ujarnya (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
/div>

Share This Post