Wujudkan Masyarakat Sehat, Dandim Audiensi Dengan IDI Kudus

oleh
Dandim
Foto: Dandim 0722/Kudus, Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo bersama Direktur RS Kartika Husada Kudus, saat menerima audiensi dari Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus, dr Ahmad Syaifudin beserta anggotanya. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Dandim 0722/Kudus, Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo bersama Direktur RS Kartika Husada Kudus, saat menerima audiensi dari Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus, dr Ahmad Syaifuddin, M.Kes beserta anggotanya di salah satu rumah makan, Rabu (14-02-2018) siang.

Dandim 0722/Kudus, Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo mengatakan, audiensi ini sebagai bentuk sinergitas Kodim 0722/Kudus dengan para dokter di Kabupaten Kudus. Selain itu, untuk membicarakan proyek terkait program bantuan jambanisasi dari kodim, yakni bernama Open Defecation Free (ODF).

TRENDING :  Kapolres dan Dandim Pati, Dengarkan Arahan Kapolri dan Panglima TNI Melalui Teleconfrence

ODF sendiri yaitu kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan, lanjut Dandim, “Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sehingga untuk memutuskan rantai penularan ini harus dilakukan rekayasa pada akses ini.”

Nantinya, lanjut Dandim, program tersebut untuk menciptakan atau dalam rangka membentuk opini masyarakat supaya sadar kesehatan. “Kami juga akan melibatkan Babinsa/Babinmas dalam menyadarkan masyarakat untuk hidup sehat.”

TRENDING :  Dandim dan Jajarannya Ziarah ke Makam Pahlawan

Bantuan program jambanisasi juga diharapkan, dapat menghilangkan kebiasaan buruk buang air sembarangan yang ada di masyarakat. Hal ini agar dapat tercipta lingkungan yang bersih, sehat dan juga asri.

“Untuk masalah teknis, akan kami bicarakan bersama para dokter anggota IDI pada pertemuan lanjutan,” ujarnya.

Ditambahkan Dandim, jambanisasi merupakan salah satu diantara program Kodim 0722/Kudus, selain Bulan Bhakti TNI Keluarga Berencana Kesehatan (KB-Kes) Terpadu, Sosialisasi hidup sehat, dan program lainnya.

TRENDING :  Uniknya Biola Bambu dari Japan

Sementara itu, Ketua IDI Kudus, dr Ahmad Syaifuddin, M.Kes mengatakan, rencananya program jambanisasi akan diadakan pada Bulan April mendatang.

“Dimana seluruh Desa di Kabupaten Kudus akan terlibat jambanisasi,” terangnya kepada isknews.com, usai audiensi.

Syaifuddin mengungkapkan, kegiatan yang akan dilakukan TNI dan IDI bersama instansi terkait lainnya, merupakan wujud komitmen pemerintah dalam upaya mendorong masyarakat untuk menciptakan keluarga sehat dan berkualitas. (AJ/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :