Yuk ke Pameran Hasil Karya Pemuda Kreatif 9 Kecamatan di Balai Budaya Bae Kudus

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Pameran prestasi hasil karya para pemuda dari 9 Kecamatan dan produk pendidikan masyarakat dipamerkan selama 2 hari di Balai Budaya (Kawedanan) Kecamatan Bae, Kudus, Senin – Selasa (8-9/10/2018).

Pameran dibuka mulai pukul 08.00 pagi hingga 21.00 malam. Masyarakat, khususnya para pelajar dipersilahkan mengunjungi setiap stand -stand pameran untuk menunjang pembelajaran dan pengetahuan siswa diluar sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Joko Susilo membuka event tersebut. Dalam sambutannya Ia menyampaikan, Kegiatan ajang pameran produksi hasil karya pemuda dan peserta pendidikan non formal ini dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda tahun 2018, serta hari aksara Internasional yang ke 53 tahun 2018.

TRENDING :  Buntut Foto Bersama Cawabup di Medsos, Camat Jekulo dan Sejumlah Kades Dipanggil Panwas

Pihaknya bertekad untuk membawa para pemuda yang kreatif dan produktif dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupannya agar mampu berkontribusi dalam proses pembangunan bangsa, “Pemuda harus memiliki kemampuan akademis, trampil, mampu mengikuti dan memanfaatkan kemajuan teknologi, bebas dari permasalahan sosial, serta bebas buta aksara,” ujarnya.

Menurut Joko, Dengan mengusung tema “Mengembangkan Keterampilan Literasi yang Berbudaya”, pemuda diharapkan lebih berdaya dan berbudaya, sebagaimana harapan kita bersama untuk membangun masyarakat yang berahlak mulia dan produktif.

Tema tersebut memberikan inspirasi kepada kita tentang kesungguhan dan komitmen untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan layanan Pendidikan Kepemudaan dan Pendidikan Non Formal, khususnya pendidikan keaksaraan sebagai fondasi gerakan pemberdayaan masyarakat. “Bukan sekedar penuntasan buta aksara semata tetapi juga untuk menumbuhkembangkan keaksaraan dalam arti yang lebih luas,” tandasnya.

TRENDING :  Pelantikan 11 Anggota PPD Mejobo Berlangsung Hikmad

Dalam pameran itu, Disdikpora bekerja sama dengan kecamatan dan UPT Pendidikan Kecamatan serta lembaga pendidikan non formal (LKP, PKBM, Desa Vokasi, dll). Mereka memberikan pembelajaran dan pelatihan kecakapan hidup kepada masyarakat, khususnya yang kurang mampu dan kurang cakap kemampuan keaksaraannya.

Melalui ajang expo ini, secara tidak langsung membantu mempublikasikan dan mempromosikan hasil karya pemuda dan peserta PNF, dengan harapan produk mereka bisa dikenal masyarakat, melalui program yang didukung pemerintah Kabupaten Kudus.

TRENDING :  80 Napi Rutan Kelas IIB Kudus Dapat Remisi Lebaran, 1 Diantaranya Bebas

“Semoga para pemuda, selain mampu baca tulis dan berhitung, diharapkan mampu mengembangkan budaya indonesia yang luhur serta mampu mengikuti perkembangan teknologi, mampu memberdayakan dirinya untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik,” Harapnya.

Nampak hadir dalam pembukaan, Camat Se Kabupaten Kudus, Kapolsek Bae, Danramil Bae, Kabid dari Kantor Disdikpora, Kasi dari Kantor Disdikpora, Kepala UPT pendidikan se Kudus, Kepala SMKN 2 Kudus, Pemilik PAUD dan Dimas, Organisasi kepemudaan, Pengelola PKBM, LKP, Segenap panitia pameran dan tamu undangan. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :