Yuk, Mengenal Lebih Dekat SMK Wisudha Karya Kudus

oleh
Foto SMK Wisudha Karya Kudus, di Jalan Mejobo Kudus, Senin (26-03-2018). (Istimewa/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Sepenggal kisah perjalanan SMK Wisudha Karya Kudus. Sekolah ini berdiri pada tahun 1971 dengan nama STM Pemda Kudus di bawah naungan Yayasan Pembina STM Pemda Kudus. Seiring regulasi, nama pemda tidak dapat lagi digunakan sebagai nama sekolah. Akhirnya pada tahun 1984 terjadi perubahan nama sekolah, menjadi STM Wisudha Karya.

Berjalannya waktu, terjadi sebuah kebijakan dari pemerintah pusat, dimana nama STM diubah menjadi SMK. Pada tahun 1997, STM Wisudha Karya berubah menjadi SMK Wisudha Karya di bawah naungan Yayasan Pembina SMK Wisudha Karya.

“Pada awal berdirinya sekolah ini, menempati sebuah bangunan di Jalan Agil Kusumadya seluas 4.200 meter persegi, dengan tiga jurusan yakni radio, sipil dan pemesinan. Banyaknya jumlah siswa dan tuntutan pengembangan fasilitas sekolah, dibangunlah unit baru di Jalan Mejobo, dengan menempati area seluas 19.700 meter persegi,” kata Kepala Sekolah SMK Wisudha Karya, Fakhrudin.

TRENDING :  Rame-rame Kunjungi Perpustakaan, Tanamkan Anak Gemar Membaca

Di lokasi tersebut, sejumlah sarana penunjang pendidikan tersedia lengkap, khusus untuk memanjakan siswa selama proses pembelajaran. Tujuannya, tak lain hanya untuk menjadikan SMK Wisudha Karya sebagai lembaga pendidikan menengah kejuruan yang berkualitas profesional, adaptif, fleksibel, berorientasi kepada kebutuhan global dan berwawasan lingkungan.

Foto SMK Wisudha Karya Kudus, di Jalan Mejobo Kudus, Senin (26-03-2018). (Istimewa/ISKNEWS.COM)

“Tujuan tersebut tidak hanya diwujudkan ke dalam fasilitas pendidikan saja. Namun, dalam proses pembelajaran dan penanganan alumni,” ungkap Fakhrudin, Senin (26-03-2018).

Salah satu bentuk implementasi visi sekolah, SMK Wisudha Karya memangkas jurusan Radio dan Sipil sekitar tahun 1990-an. Karena regulasi dari pemerintah pusat sudah tidak mennyertakan jurusan tersebut. Selain itu, SMK ini melakukan pemangkasan jurusan Audio-Video, sebagai bentuk orientasi kepada kebutuhan global dengan mengikuti irama kebutuhan tenaga kerja di Industri.

Saat ini, SMK Wisudha Karya memiliki tujuh jurusan, yakni Pemesinan, Kendaraan Ringan, Pelayaran Nautika Kapal Niaga, Pelayaran Teknik Kapal Niaga, Teknik Mekatronika, Teknik Elektronika Industri dan Teknik Instalasi Listrik. Dengan total lulusan sebanyak 15.000 alumni yang telah tersebar di Kota Kudus dan sekitarnya.

TRENDING :  Pelajar SMA & SMK Diberi Penguatan Wawasan Islam Rahmatan Lil Alamin Dalam Perspektif Multikultural

“Sebagai wujud implementasi visi, kami juga melakukan sistem penyaluran lulusan ke sejumlah industri di Indonesia. Kami telah membina kerjasama dengan 20 perusahaan untuk menyalurkan lulusan, seperti PT. Djarum, PT CNC, PT Denso, PT. Astra Honda Motor, PT Hitachi Power System Indonesia, PT Aperni Pertama Ocean Line dan masih banyak lagi,” katanya.

Imbuh Fakhrudin, “Wujud keseriusan kami dalam menyalurkan lulusan tercermin dari data tingkat penelusuran lulusan di tahun 2017. Dari data tersebut diketahui bahwa 65% siswa kelas 12, telah diterima bekerja di sejumlah Industri sebelum mereka dinyatakan lulus pada bulan Mei.”

TRENDING :  RSUD Dr.Lukmonohadi Berikan Edukasi

Dari lulusan SMK Wisudha Karya, ada yang melanjutkan ke perguruan tinggi sebesar 10% dan sisanya ada yang memilih berwirausaha. Meskipun demikian, Fakhrudin dan seluruh jajarannya terus berupaya untuk meningkatkan persentasenya hingga mencapai 80%.

“Hal tersebut menjadi komitmen kami dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Kudus secara umum. Dengan menyalurkan lulusan kami ke sejumlah Industri, harapannya mereka dapat mendukung perekonomian keluarganya. Selain itu, hal ini menjadi sebuah realisasi dari harapan sebagian orang tua, yang berharap setelah lulus sekolah langsung bisa bekerja,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, jika lulusan SMK Wisudha Karya tidak hanya dibekali dengan kemampuan akademis. Namun juga dibekali dengan softskill seperti yang berkaitan dengan kedisiplinan, ketertiban, dan ramah lingkungan. Tak heran, jika SMK Wisudha Karya menjadi pijakan orang tua dalam memilih pendidikan terbaik untuk anaknya. (NNC/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :