Zona Khusus PKL, Eksekutif Belum Bicara Banyak Kepada Legislatif

by

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Terkait zona khusus bagi Pedagang Kaki Lima (PKL), hingga saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati belum membahas secara intensif, upaya relokasi PKL di zona merah kepada DPRD Pati.

Diketahui, dalam Perda Nomor 13 tahun 2014 disebutkan, relokasi PKL yang berada di zona merah, akan dilakukan tiga tahun sejak regulasi itu diundangkan. Sehingga, seharusnya relokasi PKL sudah dilaksanakan pada September 2017 lalu.

“Sempat ada pembicaraan tetapi belum mendalam, hanya secara global. Kalau memang tahun ini dilakukan maka perlu kajian mendalam,” ungkap Wakil Ketua III DPRD Pati, Joni Kurnianto, belum lama ini.

TRENDING :  DPC Partai Demokrat Bantu Korban Banjir di 4 Desa

Berdasarkan Perbup Pati Nomor 1 tahun 2016, zona merah merupakan lokasi yang tidak boleh untuk kegiatan PKL. Area itu meliputi, Jalan Tunggulwulung, Jalan Diponegoro, Jalan Kembangjoyo, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Pemuda, Kompleks Alun alun Simpang 5 Pati dan Kompleks Alun alun Tayu.

TRENDING :  FKDW Pati Roadshow Pelatihan Jurnalistik di SMK Nurul Quran Pucakwangi

“Relokasi itu tidak sekadar menggusur tanpa solusi. Tetapi, sesuai regulasi harus disiapkan tempat relokasi yang representatif,” terang Joni.

KOMENTAR SEDULUR ISK :