Pemkab Kudus Sambut Relawan Komunitas Onthel Kebangsaan Tujuan Istana Negara

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Komunitas onthel kebangsaan menuju Istana Negara disambut Pemkab Kudus di Pendapa Kabupaten, Senin (22/7/2019) siang.

Komunitas yang terdiri dari belasan orang itu berangkat dari Bakorwil Bojonegoro, Minggu (21/7/2019) pukul 10.00 WIB kemarin.

Dalam perjalanannya, tim onthel yang membawa misi kebangsaan ini menempuh jalur pesisir utara Pulau Jawa dan singgah di beberapa tempat.

Rombongan tim onthel disambut langsung oleh Ali Rifa’i, Asisten Ekonomi, Pembangunan, dan kesejahteraan Sekda Kudus serta pejabat lain.

TRENDING :  Harga BBM Merangkak Naik, Warga Khawatir Bahan Pokok Juga Menyusul

Pihaknya menerima kedatangan para rombongan goweser dan menyambut positif.”Kita ajak ber-istirahat sekaligus bercerita mengenai perjalanannya sambil menikmati jamuan makan siang yang telah kami disediakan,” terang Ali Rifa’i singkat.

Usai ramah tamah, para rombongan menyerahkan cindera mata lukisan, dilanjutkan dengan foto bersama.

Sementara itu, Ketua Panitia Safari Kebangsaan Ngontel Menuju Istana Negara, Kushartono mengatakan, kegiatan Ngontel kebangsaan ini bekerjasama dengan Organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia, Organisasi Shiddiqiyyah dan Situs Persada Sukarno Kediri serta Green Star Nusantara.

TRENDING :  Wacana Pendidikan Sarjana Untuk Pamong Desa

Tujuannya adalah menyampaikan pesan Kebangsaan Kemerdekaan Bangsa Indonesia kepada Presiden Jokowi.

“Kemerdekaan bangsa Indonesia 17 Agustus 1945 merupakan jembatan emas. Di seberang jembatan itu bangsa Indonesia membangun negara yang makmur,” ungkap Kushartono.

Pria yang dari anggota Situs Persada Sukarno Kediri itu optimistis, rombongan ngonthel kebangsaan bakal diterima Presiden Jokowi dan KH. Ma’ruf Amin di Istana Negara Jakarta.

Ia menjelaskan, kegiatan ini murni membawa misi pelurusan kebangsaan sebagaimana tertuang dalam sejarah kemerdekaan.

TRENDING :  Kemas Gema Ramadhan Dalam Bentuk Dialog Kebangsaan

Tidak ada tendensi lain kecuali ingin meluruskan sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia.

Hal ini didasarkan pada dokumen Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan dokumen negara lainnya.

“Proklamasi 17 Agustus 1945 diawali kalimat Kami Bangsa Indonesia dan diakhiri Atas Nama Bangsa Indonesia. Kita akan terus mengawal dan memantau kegiatan ini sampai tuntas,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini diikuti 17 peserta, yang nantinya, saat masuk Jakarta, akan disusul beberapa goweser berjumlah menjadi 45 peserta. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :