1 Ton Beras dari Bulog Disalurkan untuk Warga Terdampak Banjir Kudus

oleh -754 Dilihat
Foto: Dok. Pemkab Kudus

Kudus, isknews.com – Upaya pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus terus diperkuat. Perum Bulog menyalurkan bantuan logistik berupa 1 ton beras premium yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana banjir, Kamis (15/1/2026), di Posko Pengungsian Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati.

Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris. Penyaluran beras dari Bulog ini menjadi tambahan stok logistik untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi yang harus meninggalkan rumahnya akibat banjir.

Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, menyampaikan bahwa Bulog hadir sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang tengah dilanda musibah. Seluruh jajaran Bulog, kata dia, turut prihatin atas bencana banjir yang menimpa warga Kudus.

“Kami ikut prihatin atas musibah yang dialami saudara-saudara kita di Kudus. Untuk membantu meringankan beban para pengungsi, Bulog menyalurkan bantuan 1 ton beras premium,” ujarnya.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perum Bulog atas dukungan logistik yang diberikan. Ia memastikan bantuan beras tersebut akan segera didistribusikan kepada warga terdampak banjir di sejumlah titik pengungsian.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kudus, kami mengucapkan terima kasih kepada Bulog dan seluruh pihak terkait. Bantuan ini akan segera kami distribusikan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Semoga bisa memberikan semangat dan meringankan beban para pengungsi,” kata Sam’ani.

Bupati juga menjelaskan bahwa kondisi cuaca masih perlu diwaspadai karena curah hujan berada pada kategori sedang hingga tinggi. Saat ini tercatat sekitar 650 jiwa mengungsi dan tersebar di tujuh titik pengungsian di wilayah Kabupaten Kudus.

“Karena curah hujan masih sedang hingga tinggi, jumlah pengungsi mencapai sekitar 650 jiwa yang tersebar di tujuh titik pengungsian. Untuk kebutuhan logistik, kami sudah menyiapkan dan terus melakukan pemantauan,” jelasnya.

Selain pemenuhan kebutuhan dasar, Pemerintah Kabupaten Kudus juga memastikan layanan kesehatan bagi warga terdampak banjir tetap berjalan. Tenaga medis dari puskesmas dikerahkan untuk melakukan pendampingan dan pemantauan kesehatan, baik di posko pengungsian maupun di permukiman warga yang terdampak.

Pada kesempatan tersebut, turut disalurkan bantuan dari Pura Group berupa air bersih dan sembako, serta dukungan personel dan armada untuk membantu proses evakuasi warga. Pemkab Kudus menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan seluruh pihak guna memastikan penanganan banjir dan pemenuhan kebutuhan pengungsi berjalan optimal hingga kondisi berangsur pulih. (AS/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.