20 SSB di Kudus Meriahkan Bupati Cup U-9-10, Final Berakhir Adu Pinalti

oleh -2,686 kali dibaca
Foto: istimewa

Kudus, isknews.com – Sebanyak 20 sekolah sepak bola (SSB) yang ada di Kudus turut memeriahkan kompetisi turnamen Bupati Cup U-9-10 Bupati Cup Tahun 2021 ASKAB PSSI Kudus di Lapangan Jambu Bol, Dusun Kauman Desa Ngembalrejo Kecamatan Bae, Kudus yang digelar dua hari, Sabtu- Minggu (30-31/10/2021).

Hujan deras tak menghalangi semangat anak-anak dalam bertanding. Bahkan, partai final Festival U-9-10 Bupati Cup Tahun 2021 ASKAB PSSI Kudus berakhir dengan adu pinalti. Persije Jekulo akhirnya keluar sebagai pemenang mengalahkan SSB Bacin.

Bupati Kudus HM Hartopo sangat mengapresasi kepada penyelenggara, luar biasa karena tahap demi tahap sudah dilalui, Kompetisi ini merupakan ajang pembibitan sepak bola, tidak hanya adik-adik SSB yang termotivasi, termasuk orang tuanya (Bapak ibunya) juga sangat luar biasa.

“Harapan untuk kedepannya harus bisa turun di liga, saya salut juga dengan semangat adik-adik, termasuk orang tua yang melihat pada sore hari ini,” tuturnya usai menyerahkan piala kepada para juara Bupati Cup U-9-10 tahun ini.

Pihaknya yakin, potensi yang besar tersebut menjadi harapan baru bagi masa depan sepakbola Kudus.

Hartopo melihat, teknik para pemain muda tersebut telah baik. Sangat disayangkan hanya berakhir sampai di sini. Pemain muda harus terus diasah dan dikembangkan menjadi pemain profesional.

Apalagi, potensi pemain yang luar biasa tersebut berasal dari Kabupaten Kudus sendiri. Hartopo menggadang-gadang para putra Kudus tersebut dapat menjadi punggawa Persiku Kudus masa depan.

“Saya minta kepada ASKAB PSSI dan seluruh pelatih untuk terus mengasah keterampilan para pemain muda. Potensinya sangat luar biasa. Bisa menjadi pemain kebanggaan Persiku masa depan,” paparnya.

Tak hanya pemain, Hartopo mendorong ASKAB PSSI agar terus memberdayakan pelatih dari Kudus. Apabila dirasa kompetensi pelatih masih kurang, Hartopo meminta ASKAB PSSI maupun KONI memfasilitasi study banding maupun pelatihan. Sehingga pelatih Kudus bisa melatih calon pemain profesional dengan baik.

“Biar lebih bagus, jangan mengambil pelatih dari luar kota. Pelatih dari dalam kota dilatih dan diajak study banding biar makin baik kemampuannya,” tuturnya.

Sementara Ketua Askab PSSI Kudus, Daniel Budi Sampoerna melihat antusias peserta sangat tinggi, hal itu dilihat dari SSB yang daftar meleset dari target,

“Antusias peserta dari perkiraan 15 SSB, ternyata ada 20 SSB yang daftar Bupati Cup U-9-10, termasuk adalah adalah terjaringnya SSB baru di Kudus yang terverifikasi di kami,” ujarnya usai laga Final.

Dari banyaknya stok bibit pemain lokal, lanjut Daniel, maka akan bermunculan pemain-pemain pilihan di Kudus nantinya. Sebelumnya peserta sudah melalui screening, technical meeting sebelum 2 hari kompetisi.

Untuk durasi satu kali permaian, panitia menyediakan waktu 20 menit. Dalam kompetisi Bupati Cup U-9-10 tahun ini diselesaikan dengan adu pinalti, muncul yang menjadi Juara I dari Persije Jekulo, Juara II dari SSB Bacin, Juara III dari SSB SKU dan Juara VI dari SSB Djarum.

“Persije Jekulo meraih juara I dari skor pertandingan 1-1 di lanjut adu pinalti dengan skor 3-2, Sementara Top Score juga diraih dari SSB Persije Jekulo, Fabria Maulana dengan 14 gol,” ujarnya.

Setelah kompetisi tersebut, rencananya akan ada kompetisi lain. “Rencananya tahun ini akan berlangsung juga untuk remaja U12 dan U13, pertimbangannya karena kasus covid-19 semakin menurun, dan itupun jika ada ijin, doakan saja semoga kompetisi untuk usia remaja akan kami putar di tahun ini juga,” paparnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :