30 Peserta Audisi Beasiswa Bulutangkis 2019 Raih Super Tiket Final di Kudus

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Sebanyak 30 peserta Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 seri Kudus dinyatakan lolos melaju ke final yang akan dilangsungkan di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, 20-22 November untuk memperebutkan beasiswa PB Djarum.

Pada audisi seri terakhir ini, para peserta yang lolos adalah putra dan putri kelompok U-11 dan U-13. Sebanyak 12 peserta berhak mendapatkan super tiket setelah melewati dua pertandingan dan menang di tahap turnamen.

Selain itu, tim pencari bakat juga memberikan super tiket tambahan kepada 18 peserta yang dinilai mempunyai bakat dan potensi untuk melaju ke tahap selanjutnya.

Tim pencari bakat yang diturunkan di audisi Kudus antara lain Tan Joe Hok, Liem Swie King, Kartono, Herjanto Saputra, Eddy Kurniawan, Lius Pongoh, Basri Yusuf, Richard Mainaky, Rionny Mainaky, Aryono Miranat, Eddy Hartono, Fung Permadi, Antonius B Ariantho, Denny Kantono, Hariyanto Arbi, Yuni Kartika, Liliyana Natsir, Fran Kurniawan, Ronald Sanduan, dan Komala Dewi.

Final Audisi Umum mempertemukan para peraih Super Tiket dari Audisi Umum yang telah dilaksanakan di lima kota. Dengan kualitas terbaik para atlet muda dari tiap kota, Final Audisi Umum ini diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit pebulutangkis berkualitas yang mampu menjadi penerus tradisi juara dunia bagi Indonesia.

Manager Tim PB Djarum Fung Permadi mengatakan, pada Final Audisi Umum nanti, para jajaran pelatih PB Djarum akan mengkurasi dan menilai bakat-bakat para peserta peraih Super Tiket selama tiga hari gelaran Final Audisi Umum. “Mereka akan bertanding sesuai Kelompok umur dan dipantau langsung oleh para pelatih PB Djarum sehingga kami bisa menilai bakat dan kemampuan para peserta seobjektif mungkin, “tutur Fung.

Pada hari pertama, Rabu (20/11), para atlet menjalani dua kali pertandingan dengan system games. Begitu pula babak kedua yang digelar di hari berikutnya, Kamis (21/11), para peserta akan kembali bertanding sebanyak dua kali sesuai kategori usia. Sedangkan pada hari terakhir, Jum at (22/11) pagi, para peserta terlebih dulu menjalani beep test atau tes berlari terus-menerus di antara dua garis yang berjarak kurang lebih 20 meter, selama terdengar suara beep yang sudah direkam. Pada sore di hari yang sama, mereka kembali menjalani pertandingan di GOR Djarum, Jati.

Dari Final Audisi Umum yang diselenggarakan selama tiga hari tersebut, akan diumumkan siapa saja peserta-peserta yang melangkah ke Tahap Karantina. Para peserta yang masuk
karantina ditentukan oleh penilaian dari jajaran pelatih PB Djarum. Sedangkan hasil
pertandingan peserta menjadi bahan pertimbangan penjurian. Fase Karantina digelar selama satu pekan mulai 23 hingga 29 November 2019 di dua GOR Djarum di Jati dan
Kaliputu. ‘Di Fase Karantina ini, kami akan memperhatikan kegigihan para peserta dalam
menjalani proses pembinaan. Kemudian yang kedua adalah kemampuan untuk
beradaptasi,” Fung menjelaskan.

Setelah Fase Karantina, PB Djarum akan mengumumkan siapa saja peserta yang berhasil menerima Beasiswa Bulutangkis dan bergabung dengan klub yang bermarkas di Kudus ini.

Melalui program Beasiswa Bulutangkis oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation ini, setiap
peserta yang bergabung dengan PB Djarum tidak dikenakan biaya sepeserpun selama
masa pembinaan. PB Djarum memfasilitasi seluruh kebutuhan atlet mulai dari asrama,
pemenuhan gizi standar atlet, peralatan hingga perlengkapan bertanding. Para atlet juga
diberikan kesempatan mengikuti kejuaraan bulutangkis di dalam dan luar negeri.

Dengan segudang fasilitas yang diterima para peraih Beasiswa Bulutangkis tersebut, Fung
berpesan agar siapapun yang nantinya bergabung di PB Djarum untuk tidak berbesar hati.

“Lolos Audisi Umum merupakan langkah awa! menuju tangga juara, Justru di PB Djarum
mereka harus berlatih keras membuktikan kemampuan mereka, karena kami memiliki
sistem evaluasi yang ketat bagi seluruh atlet,” demikian Fung. (AJ/YM)

Super Tiket

U11 Putri – Abiyah Azka Vuri | Kabupaten Labuhan Batu Utara (Sumatera Utara)

U11 Putri – ‘Aarifa Ni’matur Rizqiyyah | Kabupaten Rembang (Jawa Tengah)

U13 Putri – Nasywaa Zaafarani Kurniawan | Kota Serang (Banten)

U13 Putri – Madinah Dell Azzahra | Kota Kendari (Sulawesi Tenggara)

U11 Putra – Alif Akbar M | Bekasi (Jawa Barat)

U11 Putra – Bayu Satriawardana Saum Putra | Kabupaten Kudus (Jawa Tengah)

U11 Putra – Bijak Pangayom | Kabupaten Klaten(Jawa Tengah)

U11 Putra – Tegar Alfarisi Jalu Pamungkas | Kabupaten Sukoharjo (Jawa Tengah)

U13 Putra – Imam Abdurohim | Kabupaten Bandung (Jawa Barat)

U13 Putra – Harits Abdur Rahman | Kabupaten Sidoarjo (Jawa Timur)

U13 Putra – Nathaniel Breyfi Tangkilisan | Kota Bitung (Sulawesi Utara)

U13 Putra – David Antolient | Kota Tegal (Jawa Tengah)

Super Tiket Tambahan

U11 Putri – Aurellia Florenza Lumoindong | Kota Manado (Sulawesi Utara)

U11 Putri – Tiyas Anggraeni | Kota Semarang (Jawa Tengah)

U11 Putri – Dewi Rahmah Maulinda | Kabupaten Pati (Jawa Tengah)

U13 Putri – Chelsea Marvelyn Istanto | Kabupaten Merauke (Papua)

U13 Putri – Xabria Novrani Alonso | Kabupaten Sleman (DI Yogyakarta)

U13 Putri – Merylia Putri Hanantha | Kabupaten Nganjuk (Jawa Timur)

U13 Putri – Azifa Ploy Stacy | Kabupaten Klaten (Jawa Tengah)

U11 Putra – I Komang Aditya Pradnyana Putra | Kota Denpasar (Bali)

U11 Putra – Mikael Orlando Budiman | Kota Pekalongan (Jawa Tengah)

U11 Putra – Arybka Okta Disabian | Kabupaten Wonogiri (Jawa Tengah)

U11 Putra – Rauf Pranedya Krisda Kota Pekanbaru (Riau)

U11 Putra – Dwi Ananda Arios | Kabupaten Lampung Tengah (Lampung)

U13 Putra – Raziq Ibnu Sabri | Kabupaten Karanganyar (Jawa Tengah)

U13 Putra – M. Afif Iqrom Efendi | Kabupaten Labuhan Batu Utara (Sumatera Utara)

U13 Putra – Yudisttira Firmansyah Ichtiarto | Kota Salatiga (Jawa Tengah)

U13 Putra – Felix Agra Harristio | Kota Pontianak (Kalimantan Barat)

U13 Putra – Jonathan Wijaya | Kota Tegal (Jawa Tengah)

U13 Putra – Cahyo Tri Wiranto | Kabupaten Boyolali (Jawa Tengah).

KOMENTAR SEDULUR ISK :