5.169 Buruh Anggotanya Terdampak Banjir, FSP RTMM Kudus Gelar Aksi Solidaritas

oleh -732 kali dibaca
Ketua PC FSP RTMM Kudus, Suba'an Abdul Rochman secara simbolis mentyerahkan bantuan beras kepada seorang pekerja yang pemukimannya terdampak banjir (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Dalam hitungan Pimpinan Cabang (PC) Fesderasi Serikat Pekerja (FSP) Rokok Tembakau Makanan dan Minuman(RTMM) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Kudus, tercatat sebanyak 5 169 orang anggotanya para buruh pekerja terdampak banjir.

Hujan dengan curah tinggi yang melanda wilayah Kudus pada hampir 2 bulan kemarin, bahkan hingga kini disejumlah wilayah, genangan banjir yang masih melanda di kawasan pemukiman warga.

Merespon hal tersebut PC FSP RTMM SPSI Kudus dalam kapasitas sebagai koordinator dari 26 Pimpinan Unit Kerja (PUK) menggelar aksi solidaritas kepada anggotanya yang menjadi korban banjir dengan membagi-bagikan beras yang secara simbolis dilaksanakan di kantor sekretariat FSP RTMM di Jalan Sunan Muria Kudus.

Menurut Ketua PC FSP RTMM Kudus, Suba’an Abdul Rochman, aksi solidaritas yang dilakukan oleh pihaknya ini sebagai wujud kepedulian dan tanggungjawab RTMM dan semua PUK kepada anggotanya.

“Kami harus hadir dan memberi perhatian pada anggota yang terkena yang terkena musibah sesuai dengan kemampuan yang kami miliki,” ujar Suba’an, Selasa (23/02/2021).

Sumberdana kegiatan ini menurutnya diambila dari dana yang disiapkan bagi sejumlah program yang terpaksa harus dibatalkan akibat pandemi yang berkepanjangan.

“Juga bantuan dari sejumlah mitra kami yakni PPRK, PT Djarum PT Nojorono, PR Sukun, PT Aroma, PT Nikorama, BPJS Ketenagakerjaan dan lain-lain,” tambah dia.

Suba’an juga menyampaikan terkait penyesuaian upah buruh pada masa pandemi sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 2 tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pengupahan Pada Industri Padat Karya tertentu, telah dia sampaikan kepada para pengusaha.

“Kami sampaikan untuk meninjau kembali angka kemahalan yang diterima oleh para pekerja akibat dampak dari pandemi yang belum berkesudahan, dan peroleh respon positif dari pengusaha,” tuturnya.

Tak hanya itu katanya, pihaknya juga sudah bicarakanb dengan kepala UPT BLK Kudus agar memberikan priorotas utama pada pelatihan kerja yang bersumber dari DBHCHT untuk fokus kepada pekerja dan keluarganya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.