6 Nakes Positif Covid-19, Puskesmas Kaliwungu Ditutup Sementara Antisipasi Penyebaran Virus

oleh

Kudus, isknews.com – Setelah enam tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas Kaliwungu Kudus terkonfirmasi positif covid-19,  terpaksa menutup pelayanan kesehatan masyarakat itu. Kini tenaga kesehatan di Puskesmas tersebut di isolasi, dan tim Gugus Tugas melakukan tracking terhadap sejumlah Nakes lain, serta masyarakat yang pernah kontak langsung terhadap Nakes yang terkonfirmasi positif.

Puskesmas Kaliwungu Kudus kini nampaknya menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Akibat penutupan  aktifitas pelayanan masyarakat tersebut, dari pantauan media ini membuat sejumlah warga yang hendak periksa di Puskesmas kaliwungu terpaksa putar balik dan diminta ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat lainnya.

Menurut Andini,  jubir Gugus Tugas percepatan Penanganan Covid-19 Kudus, kebijakan penutupan layanan masyarakat tersebut sebagai langkah antisipasi pencegahan penyebaran, setelah satu positif dan menyusul lima Nakes lainnya di Puskesmas tersebut positif covid-19.

Puskesmas Kaliwungu Kabupaten Kudus, akibat sejumlah nakes terkonfirmasi positif kini ditutup sementara (Foto: YM) 

“Pelayanan kesehatan di sana, kami tutup mulai hari ini hingga batas waktu yang belum ditentukan,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kudus, dr. Andini Aridewi saat dijumpai di depan Command Center Kudus, Selasa(02/05/ 2020).

Kebijakan ini menurutnya terpaksa diambil sebagai langkah pencegahan sekaligus tindaklanjut adanya enam nakes di Puskesmas itu yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Empat domisili di Kudus dan dua domisili di luar Kudus. Satu diantaranya di rawat karena memiliki keluhan penyakit, lima nakes lainnya isolasi mandiri di rumah,” terang dia.

Bicara soal sumber penularan, Andini mengatakan hingga kini pihaknya belum bisa memastikan apakah kasus tersebut dari luar atau dalam Kudus. Saat ini, Gugus Tugas Covid-19 Kudus tengah berfokus melakukan inventarisir terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan mereka.

Total sudah ada sebanyak 73 nakes dan warga umum yang menjalani swab hingga Selasa (2/6). Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kudus dokter Andini Aridewi mengatakan, masih ada 90 orang kontak erat lainnya yang dijadwalkan menjalani uji swab.

“Uji swab kontak erat klaster Puskesmas Kaliwungu dilakukan bertahap. Masih ada sebanyak 90 orang kontak erat hasil tracing tim Dinkes yang belum di-swab,” kata Andini.

Adapun untuk pelayanan kesehatan masyarakat Kaliwungu dialihkan ke Puskesmas Sidorekso dan Puskesmas Gribig. Baik pelayanan rawat jalan maupun pelayanan rawat inapnya.

“Hari ini sudah tidak ada pasien sama sekali di sana,” tegasnya. ke enamnya berturut turut terpapar covid sejak akhir Mei lalu.

Sejumlah warga memang terlihat terpaksa harus putar balik akibat penutupan Puskesmas tersebut. Banyak warga yang belum mengerti penyebab ditutupnya aktifitas pelayanan di tempat tersebut.

Menurut salah satu warga yang hendak periksa, dirinya belum mengetahui jika Puskesmas menutup pelayanan, terpaksa kini warga harus mencari fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. 

Seperti yang dilakukan Retyawati, warga Kaliwungu dirinya biasa membuat surat rujukan untuk keRumah Sakit di Puskesmas tersebut.

“Saya sakit jantung, setiap tiga Bulan sekali kan disuruh minta surat rujukannya kesini, tapi ini malah tutup dan disuruh ke Puskesmas Sidorekso, tidak tahu kalau ada tenaga kesehatan yang kena corona baru denger ini,” ujar Retyawati.

Perkembangan kasus covid-19 di Kabupaten Kudus sampai saat ini terdapat 72 OTG, 30 ODP masih dipantau, sebanyak 46 PDP berasal dari dalam wilayah. Dari 46 PDP dalam wilayah, sebanyak 15 PDP dirawat, 12 PDP isolasi, dan 19 PDP meninggal. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :