Kudus, isknews.com – Berlaga diberbagai kelas tanding, sebanyak sekitar 700 atet pencak silat dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Tengah mengikuti ajang kejuaraan tingkat provinsi Jawa Tengah ‘UMKU Championship III’ yang berlangsung selama tiga hari di Auditorium Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) sejak Jum’at (23/12) hingga Minggu (25/12) memperebutkan piala UMKU Cup 2022.
Kegiatan yang dimaksud sebagai wujud komitmen kampus dalam upaya melestarikan Pencak Silat sebagai budaya asli nusantara juga dimaksudkan untuk mengembangkan potensi atlet-atlet Tapak Suci Putera Muhammadiyah pada event tahunan ini mempertandingkan kelas tanding yakni A-J, kelas bebas perorang, kelas bebas beregu, dan kelas seni tunggal.
Pertandingan ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor II Rizka Himawan yang dalam sambutannya, menekankan keseriusan UMKU dalam mengembangan atlet-atlet berbakat.
“Tahun ini merupakan tahun ke 3 UMKU menyelenggarakan kejuaran pencak silat tingkat provinsi, koloborasi dengan Pimda TS 157 Kudus semoga terus terjalin dengan terus melanjutkan kompetensi yang sama di tahun mendatang, tentu dengan skala kuantitas dan kualitas yang lebih besar lagi” ujarnya, Jumat (23/12/2022).
Ia berharap output yang muncul nantinya dapat menghasilkan atlet-atlet yang siap mentas di kejuaraan tingkat nasional. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa UMKU siap memberikan beasiswa bagi atlet SMA/SMK/MA yang berhasil meraih podium kejuaraan pada event UMKU Championship III.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua IPSI Kudus H. Muh Nur Hasyim, kepada UMKU yang menjadi tuan rumah sekaligus penyelenggara kejuaran pencak silat. Menurutnya atlet Tapak Suci Kudus tidak diragukan lagi prestasi dan supportnya terutama kepada IPSI Kudus.
“Kader-kader Tapak Suci Muhammadiyah Kudus merupakan ruh yang menghidup-hidupi IPSI Kudus, wadah ini semoga dapat melahirkan atlet-atlet muda berprestasi” katanya.
Ia juga berharap UMKU senantiasa support kejuaran seperti ini dan berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya, Acara pembukaan juga menampilkan peragaan seni bela diri tapak suci oleh atlet-atlet yang berprestasi. (YM/YM)










