80 Guru PAUD Di Kudus Peroleh Diklat Pendamping Muda

oleh
ISKNEWS.COM
Suasana Diklat Pendamping Muda Guru Paud di Hotel Proliman Kudus (Foto: Yuliadi Mohammad)

Kudus, ISKNEWS.COM – Sebanyak 80 guru PAUD sekabupaten Kudus akan memperoleh Diklat Guru Pendamping Muda PAUD 2018 (Diklat Berjenjang Tingkat Dasar) Kabupaten Kudus selama 5 hari lamanya. Dengan diklat ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme guru PAUD dan membantu tumbuh kembang anak usia dini secara optimal.

Hal tersebut disampaikan oleh Noor Hidayah dari KB Taman Ceria, selaku ketua panitia penyelenggara Diklat yang kali ini sudah memasuki hari ketiga yang penyelenggaraannya di Hotel Proliman Kudus, Rabu (05/09/2018).

“Selain untuk meningkatkan kualitas mengajar guru PAUD, kegiatan Diklat Berjenjang juga bertujuan untuk merekomendasi guru TK yang belum berkualifikasi PAUD untuk meningkatkan kualifikasi dan profesionalisme guru PAUD serta kegiatan konsultasi terkait PAUD,” terang Noor Hidayah.

TRENDING :  Pembukaan Diklat Prajabatan Golongan I,II,III bagi CPNS Honorer K2 di Lingkungan Pemkab Kudus tahun 2015

Dilanjutkan oleh Noor Hidayah, Diklat yang dibuka oleh Kabid Pendidikan Non-Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kudus, M Sholeh, Senin lalu mengharapkan kepada peserta untuk dapat mengaplikasikan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diperoleh dalam Diklat Berjenjang yang di ikutinya.

ISKNEWS.COM
80 Guru PAUD Di Kudus Peroleh Diklat Pendamping Muda. (Foto: Yuliadi Mohammad)

“Agar lebih efektif dalam diklat kali ini kami membagi menjadi dua kelompok A dan B dengan masing masing 40 peserta, mereka ada dua kegiatan utama, yaitu kegiatan diklat yang terstruktur (tatap muka dan penugasan terstruktur) dan kegiatan pasca diklat yaitu pelatihan yang dilakukan dengan membuat tugas mandiri, kegiatan ini juga di awasi oleh Tim Penjamin Mutu dari Ikatan Penilik Indonesia (IPI) Kudus,” jelasnya.

TRENDING :  Upacara Peringatan HUT PGRI ke 71 di SMA 2 Kudus

“Ini merupakan angkatan kedua, kegiatan ini gratis untuk guru PAUD dengan syarat minimal lulusan SLTA dan minimal sudah mengajar selama dua tahun di PAUD tersebut, ” ujar Noor Hidayah.
Sementara itu Arnajun, salah seorang anggota Tim Penjamin Mutu yang juga penilik dari Disdikpora Kudus mejelaskan latar belakang penyelenggaraan Diklat ini adalah berdasar pantauan Dirjen GTK , dalam Data Pokok Pendidikan atau Dapodik yang merupakan sistem pendataan skala nasional.

“Diperoleh data bahwa sebagian besar guru pengajar PAUD adalah lulusan SMA sederajad atau Sarjana Pendidikan namun tidak relevan, sehingga untuk meningkatkan kualitas SDM mereka perlu memperoleh Bintek semacam ini” ujarnya.

TRENDING :  Peringati Hari Kartini, SMA 1 Kudus Gelar Lomba Grafity

“Narasumber dalam diklat ini juga terakreditasi sebagai Pelatih Calon Pelatih (PCP) yang sebelumnya mereka juga telah melalui berbagai pelatihan hingga pada jenjang tertentu,” tambahnya.
Terdapat 4 komponen utama yang dipersyaratkan Permendiknas No. 16 Tahun 2007 dan Permendiknas No. 58 Tahun 2009 yang harus diupayakan dapat terangkum dalam Diklat Berjenjang tersebut yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional.

“Peran kami sebagai kendali mutu adalah melakukan pengawasan pada kegiatan Diklat Berjenjang yang bertujuan agar kegiatan diklat dapat berjalan dengan lancar dan maksimal guna menghindari atau meminimalisir terjadinya kendala dalam kegiatan Diklat, agar diklat tetap pada reelnya,” tandas Anarjun.(NNC/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :