8000 KK Penerima Bansos APBD Kudus Tahap II Diverifikasi

oleh
Ilustrasi

Kudus, isknews.com –  Pandemi Covid-19 tak hanya berdampak di sektor kesehatan, tapi juga mempunyai efek signifikan di sektor perekonomian. Akibat penerapan physical dan social distancing, sebagian masyarakat kehilangan mata pencaharian sehari-hari. Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinsos P3AP2KB Kabupaten Kudus beberapa waktu lalu telah memberikan bantuan sosial untuk tahap pertama.

Selanjutnya pada tahap kedua, Sebanyak 8.000 kepala keluarga (KK) telah dilakukan verifikasi untuk mendapatkan program bantuan dari APBD Kabupaten Kudus.

TRENDING :  Dari Dukuh Jambean Terciptalah Desa Purworejo

Sekdin Dinas Sosial P3AP2KB Kudus Sutrimo mengatakan bahwa bantuan berupa uang tunai Rp 200 ribu yang diwujudkan dalam bentuk beras 10 kilogram dan uang tunai Rp 100 ribu.

TRENDING :  Bagikan Ifthar Gratis Lebih Dari 700 Porsi, Masjid Ini Jadi Serbuan Kaum Muslimin

Ia menjelaskan, penerima APBD kabupaten sistemnya berbeda dengan bantuan sosial tunai (BST) yang dari pusat, penerima sudah by name dan menerima bantuan selama tiga bulan.

Supaya penerima bansos merata, penerima bantuan dari anggaran APBD kabupaten tahap I dan II penerima berbeda. Begitu juga dengan penerima tahap III, “Dengan alasan pemerataan, tiap tahap penerima tidak sama,” ujarnya.

TRENDING :  Pedagang Pasar Balangan Kaligelis Akan Direlokasi ke Pasar Hewan Jati Wetan

Penerima bantuan APBD Kudus tahap I sebanyak 4.424 KK, dan tahap III nantinya diperkirakan jumlahnya lebih banyak. Sebenarnya total data yang disetorkan pada Dinsos P3AP2KB sebanyak 30 ribu, namun supaya penerima tepat sasaran dan tidak dobel maka dilakukan verifikasi lagi. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :