Grobogan, isknews.com – Ratusan Rumah di Kecamatan Tegowanu dan Tanggungharjo terendam banjir Minggu, 18/05/2025.
Akibat hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Grobogan ratusan rumah warga yang berada di Kecamatan Tegowanu dan Kecamatan Tanggungharjo terendam banjir.
Banjir disebabkan adanya tanggul di sungai Kliteh dan Sungai Tuntang meluap akibat kiriman air dari hulu sungai Renggong.
Bencana banjir yang merendam ratusan rumah warga disebabkan Luapan air sungai Kliteh dan Sungai Tuntang terjadi pada Jumat, (16/05/2025), pukul 15.00 WIB.
Wilayah yang terendam banjir akibat luapan air sungai meliputi Desa Tangirejo, Kecamatan Tegowanu 42 rumah, Desa Sukorejo di 3 dusun sebanyak 350 Rumah sedangkan di Kecamatan Tanggungharjo meliputi Desa Sugimanik 7 rumah dan Kecamatan Gubug di Desa Penadaran menerjang 3 dusun yakni Dusun Tempel, Dusun Penadaran, Dusun Kedungkakap dengan ketinggian 50 -70 cm.
Mendapati laporan tersebut petugas gabungan dari tim TRC BPBD Grobogan bersama dinas terkait melaksanakan assesment di rumah warga yang terdampak serta melaksanakan perbaikan di lokasi tanggul jebol.
Berdasarkan informasi dari BPBD Grobogan , saat ini terdapat 9 Tanggul rawan jebol yakni, 4 tanggul rawan jebol di wilayah Kecamatan Gubug , 4 titik tanggul dengan kondisi kritis berada di Kecamatan Tegowanu dan 1 tanggul di Desa Tinanding Kecamatan Godong dengan kondisi kritis.
Sampai dengan Hari ini Minggu (18/05/2025) dari hasil pemantauan BPBD Grobogan beberapa wilayah yang terdampak banjir ketinggian air berangsur – angsur surut .
Kepala pelaksana tugas BPBD Grobogan Wahju Tri Darmanto menerangkan, “selain mengevakuasi warga yang terdampak banjir kami bersama Dinas PUPR dan BBWS sampai dengan saat ini melaksanakan pemantauan kondisi tanggul yang kritis, mengingat kondisi debit air sungai masih cukup tinggi”.






