PATI, ISKNEWS.COM– Safin Pati Sports School Indonesia kembali membuktikan kualitas pembinaan sepak bola usia dininya di level nasional. Tim Kelompok Usia (KU) 2011 sukses menjuarai Piala Dunia Anak Indonesia 2026 kategori U15 setelah mengalahkan Football Fun Soccer Jakarta dengan skor 2-1 pada laga final yang berlangsung di Profresif Sports Center, Bandung, Sabtu (11/7/2026) malam.
Keberhasilan tersebut menjadi gelar nasional kedua yang diraih Safin Pati KU 2011 dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Sebelumnya, tim yang sama juga sukses menjadi juara Piala Anak Indonesia 2025 pada Desember tahun lalu, sehingga mempertegas konsistensi akademi asal Kabupaten Pati dalam mencetak pesepak bola muda berprestasi.
Pada partai final, Safin Pati tampil percaya diri sejak peluit awal dibunyikan. Sunan Wahid Ramadhan membawa timnya unggul melalui gol pada babak pertama. Keunggulan kemudian diperbesar oleh Daffa Zet pada babak kedua. Sementara Football Fun Soccer Jakarta hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol yang tercipta pada masa injury time babak kedua, sehingga laga berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Safin Pati.
Perjalanan menuju tangga juara juga dilalui dengan penampilan yang sangat meyakinkan. Di fase penyisihan, Safin Pati membantai Sungai Buluah (Padang) dengan skor 7-0, mengalahkan Ark Soccer Bandung 3-0, dan menundukkan Cahaya Motor (Padang) 3-1.
Memasuki babak semifinal, Safin Pati kembali berhadapan dengan Ark Soccer Bandung. Tim besutan Hartono Ruslan dan Dimas Agung itu kembali menunjukkan dominasinya dengan kemenangan telak 4-1 untuk memastikan tiket menuju partai final.
Kesuksesan Safin Pati semakin sempurna karena turut memborong penghargaan individu. Daffa Zet dinobatkan sebagai Best Player, sedangkan duet pelatih Hartono Ruslan dan Dimas Agung menerima penghargaan Best Coach atas keberhasilan membawa tim tampil impresif sepanjang turnamen.
Pelatih kepala Safin Pati U15, Hartono Ruslan, mengungkapkan rasa syukur atas kerja keras seluruh pemain yang mampu menjaga konsistensi permainan sejak fase grup hingga partai final.
“Alhamdulillah, akhirnya anak-anak mampu menjaga konsistensi permainan, disiplin, dan daya juang yang tinggi hingga akhirnya bisa tampil sebagai juara. Ini sekaligus menjadi buah kerja keras anak-anak yang terus giat berlatih meski di momen libur sekolah,” ujar Hartono, Minggu (12/7/2026).
Menurut Hartono, keberhasilan tersebut bukan menjadi titik akhir perjuangan tim. Justru gelar juara ini menjadi suntikan motivasi untuk menghadapi kompetisi berikutnya, yakni Piala Soeratin U15 Zona Jawa Tengah yang akan digelar pada akhir Juli 2026.
“Hasil ini tentunya menjadi pelecut semangat bagi anak-anak untuk bisa tampil lebih baik lagi di arena Piala Soeratin U15 2026 Zona Jawa Tengah yang akan digelar akhir Juli ini,” katanya.
Raihan trofi Piala Dunia Anak Indonesia 2026 sekaligus memperkuat reputasi Safin Pati sebagai salah satu akademi sepak bola usia dini terbaik di Indonesia. Konsistensi meraih prestasi di berbagai turnamen nasional menjadi bukti keberhasilan sistem pembinaan yang diterapkan dalam mengembangkan talenta-talenta muda yang diproyeksikan menjadi pesepak bola masa depan Indonesia. (YM/YM)










