Borong Tiga Gelar Studentpreneur Bootcamp 2026, UMKU Buktikan Mahasiswa Mampu Bersaing di Dunia Bisnis

oleh -385 Dilihat
Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UMKU, Marchellino Hanif Firmansyah, dan mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan, Bai'atu Izza. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Semangat kewirausahaan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) kembali menunjukkan hasil nyata. Tak sekadar mengikuti ajang nasional, dua mahasiswa UMKU berhasil memborong tiga penghargaan dalam Studentpreneur Bootcamp 2026, sekaligus membuktikan bahwa inovasi berbasis potensi lokal mampu bersaing di tingkat nasional.

Prestasi tersebut diraih mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UMKU, Marchellino Hanif Firmansyah, melalui produk furnitur Parvaiz Woodcraft. Ia sukses meraih Juara 1 Kategori Proposal Bisnis Craft dan Juara 2 Kategori Bisnis Craft. Sementara itu, mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan, Bai’atu Izza, meraih Juara 2 Kategori Bisnis Fashion lewat brand fesyen I.W.A Style.Kepala Biro Karier dan Kemahasiswaan UMKU, Edi Wibowo Suwandi, S.Kep., Ns., M.Kep., mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan kewirausahaan yang dilakukan kampus mulai membuahkan hasil. Meski telah memberikan pendampingan sejak awal, ia mengaku hasil yang diperoleh mahasiswa melampaui ekspektasi.

“Sebelum mengikuti kegiatan kami memang memberikan pendampingan kepada mahasiswa. Namun hasil yang diraih benar-benar di luar prediksi kami. Kami sangat bersyukur karena penilaian dilakukan secara objektif oleh para juri,” ujar Edi, Senin (20/7/2026).

Menurut Edi, kekuatan utama produk mahasiswa UMKU terletak pada kreativitas dan kemampuan mengangkat potensi daerah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Produk Parvaiz Woodcraft, misalnya, tidak hanya memanfaatkan kayu jati sebagai bahan furnitur, tetapi juga diolah menjadi tumbler, kotak makan, papan nama, peralatan makan hingga karya seni berupa lukisan.

Salah satu lukisan karya Marchellino bahkan menarik perhatian Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman saat membuka Studentpreneur Bootcamp 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Karya tersebut dibeli langsung oleh menteri sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa.

Sementara itu, produk fesyen I.W.A Style milik Bai’atu Izza menghadirkan inovasi melalui pemanfaatan kain tenun Troso khas Kabupaten Jepara. Kain tradisional tersebut diolah menjadi pakaian, outerwear hingga seragam dengan desain modern yang diminati pengunjung pameran.

Edi mengungkapkan antusiasme pasar terhadap produk mahasiswa UMKU juga sangat tinggi. Hampir seluruh produk yang dipamerkan ludes terjual selama kegiatan berlangsung. Bahkan beberapa pengunjung langsung melakukan pemesanan untuk kebutuhan seragam.

“Produk-produk yang dibawa mahasiswa UMKU hampir semuanya terjual. Bahkan ada yang langsung memesan untuk dibuatkan seragam. Ini menjadi indikator bahwa produk mahasiswa memiliki kualitas dan peluang pasar yang baik,” katanya.

Ia menambahkan, Studentpreneur Bootcamp yang diselenggarakan Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) setiap tahun menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan usaha. Selain memperoleh pengalaman kompetisi, para peserta juga dapat memperluas jejaring bisnis dengan calon pembeli dari berbagai daerah di Indonesia.

Ke depan, UMKU berkomitmen memperkuat ekosistem kewirausahaan mahasiswa melalui pendampingan berkelanjutan. Pembinaan tidak hanya difokuskan pada usaha makanan dan minuman, tetapi juga berbagai sektor kreatif lain yang memiliki nilai inovasi dan daya saing tinggi.

“Kami akan terus memberikan pendampingan, membantu proses perizinan usaha, serta mendukung pengembangan bisnis mahasiswa agar bisa tumbuh menjadi usaha yang berkelanjutan,” tegas Edi.

Sebagai informasi, Studentpreneur Bootcamp 2026 diikuti oleh 35 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dari seluruh Indonesia. Kegiatan yang berlangsung pada 17–19 Juli 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang tersebut menjadi ajang unjuk inovasi sekaligus kompetisi bisnis mahasiswa di berbagai bidang usaha. (YM/YM)