KUDUS, ISKNEWS.COM – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Kudus mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Sebanyak tiga atlet disiapkan untuk memperkuat kontingen Kudus pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Ketiga atlet tersebut akan turun di nomor compound, yakni compound individu putra, compound individu putri, serta compound mixed team.
Pelatih Perpani Kudus, Fera Eka Wardani, mengatakan persiapan para atlet hingga kini masih dilakukan secara terpisah. Kondisi tersebut lantaran masing-masing atlet memiliki kesibukan berbeda, mulai dari kuliah hingga bekerja.
“Latihan masih terpisah karena atlet memiliki kesibukan masing-masing. Yang penting mereka tetap konsisten latihan,” ujar Fera, Rabu (23/9/2026).
Menurutnya, persiapan tim saat ini baru mencapai sekitar 50 persen. Peningkatan intensitas latihan akan dilakukan secara bertahap, terutama ketika memasuki masa pemusatan latihan atau training camp (TC).
Rencananya, TC akan dimulai sekitar tiga pekan sebelum pelaksanaan Porprov Jateng 2026. Pada tahap tersebut, program latihan akan lebih difokuskan untuk mematangkan teknik, fisik, dan kesiapan bertanding.
Fera menyebut pengaturan jadwal menjadi salah satu tantangan dalam mempersiapkan ketiga atlet. Dua atlet masih berstatus mahasiswa, sementara satu atlet lainnya sudah bekerja.
Kondisi itu membuat program latihan harus disesuaikan dengan aktivitas masing-masing atlet. Pelatih tidak ingin memberikan program secara berlebihan, tetapi tetap memastikan atlet menjaga konsistensi latihan.
“Walaupun hanya mendapat satu sesi latihan dalam sehari, tidak masalah. Yang penting konsisten,” katanya.
Untuk mengetahui perkembangan kemampuan atlet, Perpani Kudus juga melakukan pemantauan scoring secara berkala. Setiap pekan, atlet diminta melaporkan hasil skor latihan kepada pelatih.
Hasil scoring tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi untuk melihat perkembangan teknik sekaligus menentukan program latihan berikutnya.
Dalam latihan rutin, para atlet tidak hanya menjalani latihan teknik. Program fisik juga diberikan, terutama untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kekuatan lengan.
Sebelum masuk latihan inti, atlet biasanya melakukan blank shoot atau tembakan jarak dekat tanpa sasaran. Latihan kemudian dilanjutkan dengan tembakan pada jarak 50 meter yang menjadi fokus nomor compound.
“Latihan teknik kami awali dengan blank shoot, kemudian dilanjutkan drill di jarak 50 meter,” ungkap Fera.
Ketika tidak bisa berlatih langsung di lapangan, atlet tetap diberikan tugas latihan mandiri di rumah. Salah satunya berupa latihan menggunakan karet untuk menjaga kekuatan dan kondisi fisik.
Dari sisi pengalaman, ketiga atlet yang dipersiapkan memiliki jam terbang berbeda. Salah satu atlet putra yang sudah bekerja merupakan atlet senior dan sebelumnya telah mengikuti sejumlah kejuaraan, termasuk Porprov.

Sementara itu, satu atlet putra lainnya sudah dua kali mengikuti Porprov. Adapun atlet putri akan menjalani pengalaman pertamanya di ajang Porprov.
Perbedaan pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal bagi ketiga atlet untuk lebih siap menghadapi persaingan ketika turun di arena pertandingan.
Pada Porprov sebelumnya, Perpani Kudus belum berhasil meraih medali. Hasil tersebut menjadi evaluasi untuk memperbaiki pencapaian pada penyelenggaraan Porprov Jateng 2026.
Fera mengatakan pihaknya memilih memasang target yang realistis bagi tiga atlet yang dipersiapkan. Perpani Kudus membidik satu medali perak dan satu medali perunggu.
“Target tahun ini satu perak dan satu perunggu,” ujarnya.
Selain teknik dan fisik, aspek mental juga menjadi perhatian dalam persiapan. Atlet diberikan latihan meditasi untuk membantu meningkatkan konsentrasi sekaligus menjaga ketenangan sebelum bertanding.
“Kami memberikan latihan meditasi, terutama sebelum mereka tidur,” kata Fera.
Pelatih juga memberikan tantangan kepada dua atlet yang berada di Kudus untuk meningkatkan perolehan skor. Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi nomor mixed team.
Dengan waktu persiapan menuju Porprov Jateng 2026 yang semakin dekat, Perpani Kudus akan memaksimalkan program latihan pada tahap akhir. Ketiga atlet diharapkan mampu menjaga konsistensi dan menunjukkan kemampuan terbaik saat pertandingan berlangsung.
“Kami fokus pada drill dan konsistensi latihan agar mereka bisa mendapatkan medali,” pungkasnya.







