Isyana/Rinjani Menang Perang Saudara, Tiket Semifinal Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 Diamankan

oleh -105 Dilihat
Ganda putri Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine dan Lanny Tria Mayasari/Ester Nurumi Tri Wardoyo (Baju Putih). (Foto: Istimewa)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Ganda putri Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, berhasil mengamankan tiket semifinal Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 setelah menaklukkan rekan senegaranya, Lanny Tria Mayasari/Ester Nurumi Tri Wardoyo, pada babak perempat final, Jumat (23/10/2026).

Bertanding dalam laga sesama wakil Indonesia, Isyana/Rinjani harus melewati pertandingan ketat sebelum memastikan kemenangan dua gim langsung dengan skor 22-20, 21-19. Hasil tersebut membawa pasangan unggulan kedua itu melangkah ke babak empat besar.

Isyana Syahira Meida mengungkapkan, pertandingan gim pertama sempat berjalan menegangkan ketika mereka yang sudah unggul justru berhasil dikejar lawan. Situasi tersebut membuatnya sempat kebingungan dalam menentukan permainan.

“Dari game pertama kami sudah unggul, namun tersusul, akhirnya poinnya sama. Di situ saya kelihatan bingung mau ngapain. Untung ada support dari partner dan membuat saya lebih tenang dan tidak panik,” ujar Isyana.

Ia mengakui, hilangnya keunggulan tersebut kemungkinan terjadi karena terlalu memikirkan kesalahan yang dilakukan sebelumnya. Dukungan Rinjani menjadi faktor penting untuk mengembalikan ketenangan dan membantunya kembali fokus menghadapi pertandingan.

Menurut Isyana, perjalanan mereka menuju semifinal juga tidak mudah. Sebelum menghadapi Lanny/Ester, mereka harus melewati lawan-lawan tangguh dari Korea dan China. Menghadapi rekan senegara yang sudah saling mengenal permainan masing-masing pun memiliki tantangan tersendiri.

“Evaluasi kami yang penting mainnya yakin, baik dari pukulan maupun diri sendiri. Kalau pertandingan disiapkan mentalnya dulu, kalau mentalnya bagus semua akan keikut,” jelasnya.

Sementara itu, Rinjani Kwinnara Nastine mengatakan, pada gim kedua mereka sempat unggul di awal pertandingan. Ia bersama Isyana berusaha menjaga keyakinan dan menjalankan pesan pelatih Nitya agar tampil lebih percaya diri serta tidak terbebani tekanan.

“Dari awal sampai akhir kami juga mencoba untuk terus yakin, karena dari sebelumnya sudah Coach Nitya bilang kami harus percaya diri agar mainnya bisa lepas,” kata Rinjani.

Ganda putri Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine. (Foto: Istimewa)

Rinjani menambahkan, ia memahami ketika Isyana mulai merasa ragu di tengah pertandingan. Karena itu, ia berusaha memberikan dukungan kepada pasangannya agar kembali tenang dan percaya diri hingga akhirnya mereka mampu mempertahankan keunggulan serta menutup laga dengan kemenangan.

Pada babak semifinal, Sabtu (24/10/2026), Isyana/Rinjani akan menghadapi pasangan Korea Selatan, Moon In Seo/Park Seul. Rinjani menilai kondisi lapangan dan karakter shuttlecock yang cepat dapat menjadi salah satu keuntungan yang perlu dimaksimalkan.

“Kami sudah tahu kondisi di sini, bolanya cepat dan ini jadi salah satu kelebihan kami. Harus lebih yakin saja, jangan terlalu banyak memikirkan yang lain-lain,” pungkas Rinjani.

Kemenangan atas Lanny/Ester menjadi modal penting bagi Isyana/Rinjani untuk melanjutkan perjuangan di Polytron Kudus Indonesia Masters 2026. Ketenangan, keyakinan, serta kekompakan pasangan akan kembali diuji demi merebut tiket ke partai final. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.