Kudus, ISKNEWS.COM – Persirangga melaju ke babak semifinal kompetisi Divisi I U-23 Askab PSSI Kudus musim 2017, setelah pada laga perempat final berhasil menyingkirkan Pop Makara melalui drama adu penalti.
Laga yang digelar di Stadion Wergu Wetan Kudus, Rabu (17/01/2018), berlangsung seimbang. Jual beli serangan silih berganti dilancarkan kedua kesebelasan sejak pertandingan dimulai.
Pop Makara mendapat peluang emas pada menit 29 saat terjadi kemelut di depan gawang Persirangga. Penjaga gawang Persirangga terlalu keluar dari sarangnya. Beruntung bola tendangan dari pemain Pop Makara berhasil dihalau pemain belakang Persirangga.
Menjelang babak pertama berakhir giliran Persirangga yang mendapat kesempatan mencetak gol. Beruntung kesigapan Joga Ilham di bawah mistar gawang Pop Makara membuat tim asuhan Hidayat tak kebobolan.
Babak pertama berakhir dengan skor kacamata. Usai turun minum ritme pertandingan tak berubah. Tak ada peningkatan permainan dari kedua kesebelasan.
Sepeuluh menit menjelang pertandingan berakhir, Pop Makara mendapatkan peluang emas lagi. Berawal dari hand ball pemain lawan, Pop Makaran mendapat kesempatan mencetak gol melalui tendangan bebas.
Pemain nomor punggung 13 Helmi yang mengeksekusi peluang tersebut mengirimkan bola ke kotak penalti. Sayangnya bola tidak mampu diteruskan menjadi gol.
Lima menit berselang Helmi kembali beraksi. Kali ini melalui aksi solo run melakukan serangan balik dari sisi kiri pertahanan Persirangga. Lagi-lagi dia gagal mencetak gol karena bola hasil tendangannya hanya membentur mistar gawang.
Hingga peluit akhir dibunyikan wasit tak ada gol yang tercipta. Pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti. Lima pemain disiapkan masing-masing tim. Persirangga mendapat kesempatan pertama. Sayang Choirul Anam yang ditunjuk menjadi algojo gagal menjalankan tugasnya.
Dari Pop Makara menunjuk Asfa. Pemain nomor punggung 19 itu berhasil mengecoh kiper Persirangga, dan membawa Pop Makara unggul sementara 0-1. Hingga penendang kelima, kedua tim hanya mampu memasukka dua gol.
Adu penalti dilanjutkan ke penendang keenam atau terakhir berdasarkan regulasi kompetisi. Hanya ada satu tim pemenang tos koin yang menjadi penendang, apabila masuk maka tim tersebut yang menang, namun apabila kalah maka tim lawannya yang menang.
Persirangga yang menjadi penendang dari hasil tos koin tak menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut. Furqon yang ditunjuk menjadi algojo pamungkas berhasil menyarangkan bola ke gawang Pop Makara.
Hasil itu membuat Persirangga berhak melaju ke babak semifinal dan akan menunggu pemenang antara Bokama Getaspejaten melawan Persilo Loram Kulon. Laga semifinal akan digelar Jumat, 19 Januari 2018. (MK)










