Ada Napas Naga di Dandhangan Kudus

oleh
ISKNEWS.COM
Foto: Dragon's Breath di Dadhangan Kudus, Rabu (16-05-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Sebuah makanan unik dan menarik ditemukan di pasar dandhangan tahun ini. Makanan tersebut adalah Dragon’s Breath atau yang sering disebut napas naga. Kepulan asap putih yang keluar dari makanan ini, menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Tak heran, jika dengan mudah makanan ini langsung viral dan booming di Kudus.

Makanan warna-warni ini terbuat dari cookies atau roti yang dilapisi dengan nitrogen cair, dengan cara disemprotkan, lalu diberi susu kental manis dan toping. Dari nitrogen cair inilah yang kemudian menciptakan efek berasap pada mulut. Kepulan asap inilah yang membuat makanan ini diberi nama Dragon’s Breath atau napas naga.

“Selain menghasilkan kepulan asap, makanan ini akan menimbulkan rasa dingin saat dimakan. Inilah yang menjadi daya tarik dari Dragon’s Breath,”ujar Arip Noor Huda (35), penjual Dragon’s Breath yang membuka stand di Dandhangan Kudus, Rabu (16-05-2018).

TRENDING :  Ini Dokumen Penting, Ayo Jangan Terlambat Urus Akta Kelahiran Anak

Diungkapkan Arip, sapaan akrabnya, Dragon’s Breath yang dijualnya sebenarnya sudah booming di berbagai Kota dan Kabupaten di Indonesia dari awal tahun 2017. Namun, sampai saat ini Arif tidak mengetahui siapa penemu makanan yang tengah viral ini.

“Saya tahu makanan ini dari sebuah even di Surabaya pada tahun 2017. Dari even tersebut, saya melihat antusias masyarakat terhadap makanan ini sangat tinggi. Kemudian saya mencoba membuatnya secara otodidak, hingga akhirnya saya berani membuka lapak Dragon’s Breath pada awal tahun ini,” jelas warga Surabaya tersebut.

TRENDING :  Manasik Haji di Alun Alun Simpang Tujuh Kudus

Imbuhnya, “Saya kira, makanan ini telah masuk dan ada di Indonesia sudah cukup lama. Hanya saja waktu itu, penjualanya belum sebanyak ini. Setelah masuk ke pasar-pasar malam, barulah makanan ini booming dan viral. Mungkin karena harga yang ditawarkan terjangkau, yakni Rp. 20.000 per cup, sehingga semua orang bisa menikmati makanan ini.”

Kepada isknews.com, Arip menuturkan asap dari Dragon’s Breath ini hanya bertahan selama 15 menit saja. Setelah itu, makanan ini hanya menimbulkan efek rasa dingin saat dimakan. Untuk nitrogen cair yang digunakan, Arip menegaskan bahwa zat tersebut aman bagi kesehatan dan food grade.

TRENDING :  Dukung Pertumbuhan Ekonomi, PLN Kudus Percepat Penyambungan Pelanggan Baru

Nina (17) pengunjung dandhangan yang isknews.com temui saat tengah membeli Dragon’s Breath, mengaku terdorong membeli makanan ini karena ingin merasakan bernapas seperti naga.

“Awalnya saya kira makanan ini panas, sehingga bisa mengeluarkan asap. Pas mencoba, ternyata di lidah rasanya dingin. Dan yang bikin suka itu sensasi dari asap putinya ini,” pungkasnya. (NNC/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :